Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

FK Unjani Gelar Jambore Tim Kesehatan untuk Penanggulangan Bencana

Sugeng Sumariyadi
20/11/2025 10:33
FK Unjani Gelar Jambore Tim Kesehatan untuk Penanggulangan Bencana
Ratusan peserta mengikuti International Jambore 2025 yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Achmad Yani untuk antisipasi dan penanggulangan bencana.(ISTIMEWA)

KOMITMEN untuk mengabdi dan berkolaborasi di tingkat global tidak henti dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani). Kampus Unjani yang berada di Kota Cimahi, Jawa Barat, itu, menggelar International Jambore FK Unjani 2025.

Gelaram yang dilaksanakan di tengah semilir angin pesisir Pantai Anyer, Banten, itu, mengusung tema “From Waves to Readiness: Explore, Learn, Prepare”.

Selama tiga hari, dimulai Selasa (19/11) malam, ratusan peserta dari berbagai institusi pendidikan kedokteran, rumah sakit militer dan sipil, hingga lembaga penanggulangan bencana berkumpul. Mereka terlibat dalam simulasi penanganan darurat, pelatihan bantuan hidup dasar, dan forum ilmiah lintas negara.

Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa jambore ini bukan sekadar ajang tahunan, melainkan pengejawantahan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Ini adalah bentuk pengabdian masyarakat yang konkret. Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kuliah, tapi juga mengaplikasikan ilmunya langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Jamboree ini merupakan jamboree ke 3 dengan skala yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya.

“Ini kali ketiga kami menyelenggarakan jambore, dan setiap tahun skalanya makin luas," tambahnya.


Peserta luar negeri


Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Wendra, M.Kes., FIHFAA, menjelaskan tahun ini peserta datang dari berbagai provinsi dan negara, juga dari luar negeri, seperti Malaysia dan Australia. Rangkaian kegiatan dimulai sejak sepekan lalu dengan webinar nasional yang diikuti 350 peserta. Narasumbernya berasal dari Deakin University, Charles Darwin University, serta institusi dalam negeri lainnya.

“Puncaknya adalah lomba penanganan bencana dan kegawatdaruratan medik. Kami ingin mahasiswa tidak hanya siap secara teori, tapi juga tangguh di lapangan,” jelas Wendra.

Tak hanya mahasiswa, masyarakat Kabupaten Serang juga dilibatkan melalui pelatihan Basic Life Support (BHD) untuk ASN dan Karang Taruna. Mereka membentuk komunitas tangguh bencana yang siap siaga menghadapi situasi darurat.

Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hammas, menyambut hangat kolaborasi ini.

Menurutnya, edukasi kebencanaan harus menjadi agenda berkelanjutan, terutama di wilayah rawan seperti Cinangka dan Anyer.

“Kami sangat mengapresiasi aksi yang digelar Unjani. Ini bukan hanya pelatihan teknis, tapi juga investasi jangka panjang untuk keselamatan masyarakat,” paparnya.

Najib juga menantikan kerja sama lanjutan dalam bentuk program pendidikan kebencanaan di tahun mendatang.


Karakter generasi muda


Dalam kesempatan yang sama dokter spesialis gawat darurat dan spesialis trauma asal Malaysia sekaligus narasumber dalam Jamboree , Datuk Dr Mohamed Alwi Bin Hj Abdul Rahman menyoroti pentingnya penguatan karakter generasi muda dalam menghadapi bencana.

“Keterampilan komunikasi, negosiasi, dan kerja tim adalah fondasi dalam manajemen bencana. Kita harus mulai dari sekarang, membangun jejaring internasional dan kesiapan lintas budaya,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar ke depan, jambore ini mengintegrasikan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan, evakuasi medis udara, hingga simulasi penanganan ancaman kimia dan radiasi.

“Unjani telah membuka pintu besar untuk dunia. Mari kita lanjutkan dengan riset global dan inovasi lintas negara,” tutupnya.

International Jamboree FK Unjani 2025 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan panggung kolaborasi lintas batas. Dari sisi ombak Anyer, kesiapsiagaan dibangun, jejaring diperluas, dan semangat pengabdian ditanamkan menuju masa depan yang lebih tangguh dan terhubung.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner