Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Perjuangan (UNPER) Tasikmalaya dan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto menjalin kolaborasi pengolahan produk aren dan inovasi air mineral. Agenda ini dilaksanakan bersama masyarakat Desa Sukaharja, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Program ini merupakan Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) tahun 2025 yang didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Ketua tim pelaksana Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya, Cepi Rahmat Hidayat mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat kosabangsa ini melakukan pemberdayaan masyarakat melalui program diversifikasi produk aren dan inovasi produk air mineral berbasis sumber daya alam lokal di Desa Sukaharja.
"Kolaborasi ini diinisiasi oleh tim pelaksana dari Universitas Perjuangan Tasikmalaya Cepi Rahmat Hidayat, Riga Zahara Nurani dan Intan Rahayu, tim pendamping Universitas Jenderal Soedirman Prof Hidayah Dwiyanti, Prof Triana Setyawardani dan Ardiansyah," katanya, Senin (17/11).
Cepi mengatakan, sinergi lintas universitas menjadi bukti nyata kerja sama antarperguruan tinggi mampu menghadirkan perubahan positif dan menyentuh langsung kehidupan bagi masyarakat. Program Kosabangsa melibatkan mitra UMKM Silih Asih 30 orang yang diketuai Rukmana dan Mitra P3A Mitra Cai, 22 orang diketuai Supriadi dan Kepala Desa Sukaharja, Indra Tega Mayudin, berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan keterampilan produksi, memperluas akses pasar dan memperkuat ekonomi kreatif masyarakat Tasikmalaya.
"Melalui kemitraan ini, kegiatan difokuskan pada aspek produksi dan pemasaran untuk mitra UMKM, sedangkan mitra P3A pada aspek produksi dan tata kelola bisnis. Pada pengenalan konsep pemberdayaan ekonomi guna meningkatkan kemandirian bagi masyarakat melalui diversifikasi dan inovasi produk berbasis potensi lokal sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan supaya mereka lebih mandiri secara ekonomi," ujarnya.
Menurut Cepi, program Kosabangsa yang dilakukan tim pelaksana dan pendamping di antaranya kegiatan sosialisasi program, pelatihan, penerapan alat teknologi dan inovasi serta kegiatan pendampingan. Pengolahan produksi bagi mitra UMKM di Desa Sukaharja melalui pembuatan gula aren kristal premium, kopi herbal gula aren, susu gula aren, yoghurt, boba kolang kaling berbasis teknologi tepat guna.
Sedangkan mitra P3A Mitra Cai diberikan pelatihan dan penerapan teknologi filtrasi, purifikasi pengolahan air baku menjadi air menjadi air minum kemasan higienis. Pelatihan bagi pelaku UMKM dan Mitra P3A ini melakukan inovasi desain, digital marketing, pendampingan pembuatan kemasan produk, label promosi digital melalui media sosial dan marketplace.
Menurutnya, tim kosabangsa menyerahkan beberapa alat inovasi dan teknologi berupa mesin kemas sachet otomatis, mesin perajang gula semut oven, mesin sortasi, refraktometers, mesin penepung, cooler box, pengisian liquid, mesin filtrasi air, mesin reverse osmosis, UV aterilizer, ozonisasi, mesin cup sealer dan alat lain kepada mitra UMKM Silih Asih, Mitra P3A Mitra Cai.
"Kami akan terus dampingi mitra agar proses produksi dan pemasarannya bisa berkembang lebih baik lagi. Karena, Unper berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada aspek pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta air bersih, sanitasi layak," paparnya.
Menurut dia, pihaknya berharap melalui kegiatan kosabangsa ini mitra UMKM Silih Asih dan Mitra P3A tidak hanya memiliki keterampilan baru, tapi juga kegiatan harus berdampak dan berkelanjutan dengan keyakinan bahwa mereka mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga. Namun, ke depan yang lebih baik untuk masyarakat Desa Sukaharja dan menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk berkarya berkontribusi nyata bagi negeri.
"Kami sangat berterima kasih sekali kepada Kemendiktisaintek dan Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) atas segala pendanan untuk kegiatan tersebut," pungkasnya. (AD/E-4)
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved