Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Sukabumi, Jawa Barat, konsen menekan angka kasus tubercolusis (Tb). Berbagai upayanya mendukung eliminasi penyakit tersebut pada 2030.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Ida Halimah, mengatakan hingga saat ini tingkat kesembuhan penderita Tb di Kota Sukabumi masih berada pada angka 22%. Kondisi ini menjadi bukti perlu adanya peningkatan upaya penyembuhan terhadap penyintas Tb.
"Berarti masih sekitar 78% pasien Tb yang belum sembuh," ujarnya, Minggu (16/11).
Kota Sukabumi gencar melakukan kampanye 'TOSS Tb' atau 'Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberculosis'. Kampanye itu mendeteksi pengidap Tb kemudian mengobati hingga tuntas sampai betul-betul sembuh.
"Ketika ditemukan kasus Tb maka harus dilakukan pengobatan selama enam bulan berturut-turut. Pengobatannya tidak boleh terputus. Selain pengobatan, kesehatan diri dan lingkungan juga harus dijaga," pungkasnya.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengajak seluruh pihak berperan serta mewujudkan target eliminasi Tb pada tahun 2030. Eliminasi Tb akan dilakukan melalui penyediaan infrastuktur bagi masyarakat serta penuntasan kemiskinan.
"Kita fokus bagaimana kampanye TOSS Tb ini bisa berjalan baik dan bisa menurunkan angka penderitanya serta meningkatkan persentase angka kesembuhan," lanjutnya.
Kampanye menyasar berbagai lapisan masyarakat dengan fokus pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan pengobatan Tb secara tuntas.
"Kita konsen, semua kegiatan untuk meningkatkan masalah yang ada di masyarakat, terutama kesehatan, stunting, serta kemiskinan. Kemudian penanganan infrastruktur dan rumah-rumah kumuh akan kita bereskan semua," pungkasnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved