Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Sukabumi, Jawa Barat, berhasil menurunkan angka prevalensi kasus stunting. Atas prestasi itu, mereka mendapatkan insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp5,5 miliar.
Insentif fiskal diserahkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada acara Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting yang digelar Kementerian Kesehatan di Auditorium Kemenkes, Jakarta, Rabu (12/11).
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menghadiri langsung acara tersebut. Orang nomor satu di Kota Sukabumi itu hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah.
Ayep mengapresiasi semua pihak yang sudah berkontribusi besar terhadap upaya penurunan signifikan angka stunting di Kota Sukabumi. Terutama kinerja seluruh jajaran Pemkot Sukabumi, tenaga kesehatan, serta kader PKK dan Posyandu yang telah bekerja keras dalam menurunkan angka stunting di daerahnya.
“Alhamdulillah, hari ini Kota Sukabumi mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp5,5 miliar yang diserahkan langsung Wakil Presiden. Prestasi ini diraih berkat keberhasilan menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 7,2%. Sebelumnya 26,4% menjadi 19,2%," ujarnya.
Capaian ini menjadi hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat yang terus aktif melakukan intervensi gizi dan edukasi di tingkat keluarga.
Dia menegaskan, upaya penurunan stunting di Kota Sukabumi akan terus berlanjut dengan semangat kolaboratif.
"Kami tidak akan berhenti di sini. Target kami adalah agar Sukabumi menjadi salah satu kota yang mampu mencapai sasaran nasional penurunan stunting di bawah 14% pada 2029,” tegasnya.
Dengan keberhasilan ini, Kota Sukabumi masuk dalam jajaran daerah yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dan menjadi contoh praktik baik nasional dalam pembangunan sumber daya manusia.
Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved