Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

SIGAP Stunting, Upaya Menekan Risiko Tengkes dan Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

Kristiadi
12/11/2025 17:52
SIGAP Stunting, Upaya Menekan Risiko Tengkes dan Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
STIKes Respati Tasikmalaya meraih hibah pengabdian masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM), berdampak memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian mitra menjadi contoh praktik baik dapat direplikasi di lokus stunting.(Dok Stikes Respati)

STIKes Respati Tasikmalaya meraih hibah pengabdian masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM), berdampak melalui pendanaan Direktorat penelitian dan pengabdian pada masyarakat Kementerian pendidikan tinggi, sains dan teknologi (Kemdiktisaintek), Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tahun 2025. Kegiatan tersebut mengusung tema 'SIGAP stunting, sinergi kader dan ibu untuk anak sehat dan gizi optimal'.

Pelaksanaan program SIGAP stunting yang dilakukannya terdiri dari tim dosen Fenty Agustini, Sinta Fitriani, Wuri Ratna H serta pengurus BEM STIKes Respati Tasikmalaya memberikan hasil positif dalam upaya menekan risiko stunting dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga.

"Kegiatan yang dilakukan ini berfokus pada  pada dua aspek besar yaitu pemberdayaan kader posyandu (mitra non-produktif) dan pengembangan usaha produktif kelompok wanita tani (KWT) Desa Cikunir, Singaparna (mitra produktif)," katanya, Rabu (12/11).

Ia mengatakan, pada aspek peningkatan kapasitas kader posyandu dilakukannya kegiatan pelatihan dan pendampingan telah meningkatkan pengetahuan terutama dalam bidang keterampilan kader dengan memanfaatkan media edukasi digital, buku saku SIGAP stunting serta meningkatkan peran serta para kader sebagai penggerak perubahan perilaku gizi. 

"Pada aspek pengembangan ekonomi keluarga melalui kelompok wanita tani (KWT) berupa kegiatan pelatihan 'Desain dan pemasaran produk nugget ikan lele serta daun kelor' telah menghasilkan produk pangan inovatif bernilai gizi tinggi sebagai bentuk pemanfaatan bahan lokal," ujarnya.

Menurutnya, program SIGAP stunting juga berhasil menumbuhkan model kolaboratif pemberdayaan masyarakat di antaranya perpaduan antara edukasi kesehatan dan inovasi produk pangan lokal sebagai strategi ganda dalam pencegahan stunting dan penguatan ekonomi keluarga. 

"Secara keseluruhan, kegiatan ini telah membawa dampak nyata terutama dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian mitra, serta menjadi contoh praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah lokus stunting lainnya di Kabupaten Tasikmalaya," pungkasnya. AD/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner