Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Tebing Longsor, Ruas Jalan Utama Penghubung Antarkecamatan di Cianjur Tertimbun Tanah dan Bebatuan

Benny Bastiandy
15/11/2025 20:32
Tebing Longsor, Ruas Jalan Utama Penghubung Antarkecamatan di Cianjur Tertimbun Tanah dan Bebatuan
Tebing longsor di Cianjur.(Dok. Antara)

SEBUAH tebing setinggi hampir 15 meter mengalami longsor di Kampung Cigadog Desa Sukajaya Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, material berupa tanah dan bebatuan menutupi ruas jalan penghubung antarkecamatan.

Berdasarkan informasi, peristiwa longsornya tebing di wilayah itu terjadi pada Jumat (14/11) petang. Kejadiannya bersamaan curah hujan tinggi dengan interval waktu yang cukup lama.

Tidak ada korban luka maupun jiwa. Namun, akses penghubung dari Kecamatan Tanggeung menuju Kecamatan Kadupandak serta Kecamatan Cijati tak bisa dilalui kendaraan.

Kapolsek Tanggeung Ajun Komisaris Dedi Suryaman mengaku segera berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat. Pasalnya, ruas jalan yang tertimbun material longsor berstatus milik provinsi.

"Kejadiannya pada Jumat saat hujan deras yang cukup lama. Lokasinya di Kampung Cigadog Desa Sukajaya. Ruas jalan tak bisa dilalui kendaraan karena material longsor menutup ruas jalan," kata Dedi, Sabtu (14/11).

Pada Sabtu, Dinas BMPR Jawa Barat mengerahkan satu unit alat berat berupa loader untuk mengevakuasi material tanah dan bebatuan di badan jalan. Pembersihan berlangsung sejak Sabtu pagi.

"Selama proses pembersihan, arus kendaraan kami alihkan ke Sukanagara," tuturnya.

Sistem buka-tutup

Proses pembersihan material longsor di lokasi memakan waktu hampir beberapa jam. Petugas pun berhasil membersihkan, sehingga arus kendaraan kembali bisa berjalan normal.

"Alhamdulillah, ruas jalan Tanggeung-Kadupandak sudah bisa kembali dilalui kendaraan. Namun kami masih berlakukan buka-tutup," jelas Dedi.

Dedi mengimbau masyarakat meningkatkan kehati-hatian saat melintasi ruas jalan tersebut. Pasalnya, curah hujan relatif masih cukup tinggi.

"Tetap berhati-hati karena dikhawatirkan ada longsor susulan mengingat hujan masih berpotensi terjadi," pungkasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner