Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Cianjur Perkuat Fasilitas dan Infrastruktur Pertanian di Wilayah Lumbung Pangan

Benny Bastiandy
09/11/2025 17:55
Cianjur Perkuat Fasilitas dan Infrastruktur Pertanian di Wilayah Lumbung Pangan
Petani di Cianjur tengah mengolah tanah yang disiapkan untuk musim tanam.(MI/BENNY BASTIANDY)

SEJUMLAH wilayah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkontribusi besar terhadap produksi beras. Lokasinya tersebar di wilayah utara, timur, hingga selatan

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebuhan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Cianjur, Dandan Hendrayana, menyebutkan selama ini Kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah penyumbang beras terbesar di Jawa Barat. Kondisi itu didasari kerap surplusnya produksi gabah yang dikonversi menjadi beras.

"Kami di Dinas TPHPKP tentu memberikan atensi khusus terhadap wilayah-wilayah yang selama ini menjadi lumbung pangan," ujarnya, Minggu (9/11).

Wilayah yang merupakan penyumbang produksi gabah terbesar antara lain Kecamatan Naringgul dan Cidaun. Di dua wilayah itu terdapat areal sawah seluas lebih dari 4.000 hektare.

Sementara areal sawah di kisaran 3.000 hektare berada di Kecamatan Cibeber, Karangtengah, Pagelaran, Agrabinta, Kadupandak, dan Sukaresmi.

"Di daerah-daerah yang berkontribusi besar terhadap produksi beras, kita coba memperkuat fasilitas dan infrastruktur pertanian untuk akselerasi produksi," ujarnya.

Kurun 2020-2024, Kabupaten Cianjur tercatat sebagai daerah produsen padi atau beras terbesar keempat di Jawa Barat. Daerah lainnya yaitu Kabupaten Indramayu, Karawang, dan Subang.

"Produksi gabah atau beras kurun empat tahun terakhir surplus kisaran 19-20%. Tahun ini pun sama, produksinya diproyeksikan surplus hingga 20%," tandas Dandan.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner