Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUAGI Ballroom The Papandayan Hotel menjadi lautan harmoni dan energi. Pada malam kedua The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2025, dua bintang besar, Afgan dan HIVI!, tampil memukau di atas panggung.
Membawa semangat “A Culture Resonance”, keduanya menghadirkan nuansa pop-jazz yang segar dan romantis, menutup malam dengan penuh kehangatan dan euforia.
Grup musik HIVI! membuka panggung dengan performa yang penuh keceriaan dan interaksi hangat bersama penonton. Deretan lagu seperti “Kereta Kencan,” “Indahnya Dirimu,” “Orang Ke-3,” “Pelangi,” dan “Semenjak Ada Dirimu”langsung membuat suasana ballroom bergemuruh dengan tepuk tangan dan nyanyian bersama.
Vokal harmonis serta aransemen yang dinamis menjadikan penampilan mereka terasa begitu dekat dan menyenangkan. Momen paling emosional hadir ketika mereka membawakan “Remaja,” “Satu-Satunya,” “Mata Ke Hati,” dan “Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi”. Penonton ikut bernyanyi serempak, menciptakan suasana penuh nostalgia dan kebersamaan.
Setelahnya, giliran Afgan mengambil alih panggung dengan pesona khasnya yang kuat dan elegan. Dengan vokal yang lembut namun bertenaga, Afgan membawakan sederet lagu hits yang telah melekat di hati penggemarnya.
Di antaranya “Dia Dia Dia,” “Knock Me Out,” “Pesan Cinta,” “Wajahmu,” hingga “Lenggang Puspita” yang diaransemen dengan sentuhan jazz modern.
Iringan band yang solid membuat suasana semakin hidup, terutama saat lagu-lagu seperti “Bawalah Cinta,” “Sadis,” “Jodoh Pasti Bertemu,” dan “Bukan Cinta Biasa” yang dibawakan dengan penuh emosi.
Puncak malam terjadi saat Afgan menutup penampilannya dengan “Panah Asmara” dan “Terima Kasih Cinta,” meninggalkan decak kagum dari penonton yang memadati ruangan.
Perpaduan dua penampil dengan karakter musik yang berbeda namun seirama dalam semangatnya menjadikan malam di Suagi Ballroom terasa begitu istimewa.
HIVI! dengan energi muda dan interaksi spontan, serta Afgan dengan vokal berkarakter dan karisma panggungnya, sukses membawa penonton larut dalam perjalanan musikal yang romantis dan berkelas.
Penampilan mereka menjadi salah satu puncak yang paling berkesan di TPJF 2025, menegaskan bahwa festival ini bukan hanya ruang bagi para musisi jazz, tetapi juga wadah pertemuan lintas genre yang sama-sama mengedepankan musikalitas, ekspresi, dan kehangatan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved