Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Hampir 117 Kilometer Jalan di Kota Sukabumi dalam Kondisi Rusak

Benny Bastiandy
03/10/2025 17:44
Hampir 117 Kilometer Jalan di Kota Sukabumi dalam Kondisi Rusak
Sejumlah petugas melakukan perbaikan jalan rusak di Kota Sukabumi.(MI/BENNY BASTIANDY)

PANJANG jalan rusak di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai 117 kilometer. Upaya perbaikan terus dilakukan pemerintah kota melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).

Subkoordinator Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi, Erwin, mengatakan kerusakan panjang jalan itu direncanakan diperbaiki tahun ini. Progres pengerjaannya tengah berjalan sesuai rencana.

"Pelaksanaan perbaikan jalan rusak dalam pengerjaan," katanya, Jumat (3/10).

Panjang jalan rusak sekitar 117 kilometer terbagi di 154 titik ruas jalan. Hingga kini progres pelaksanaan perbaikan telah mencapai 80%.

"Panjang jalan yang telah diperbaiki mencapai 70 kilometer," ungkap dia.

Perbaikan jalan rusak dilakukan dengan dua cara. Pelaksanaannya ada yang dilakukan pihak ketiga serta swakelola atau dikerjakan langsung Dinas PUTR.

"Perbaikan jalan dilakukan dilakukan secara bertahap," terang Erwin.

Dinas PUTR telah membentuk Tim Satuan Tugas Antijalan Bolong, sehingga, jika terjadi kerusakan jalan berskala ringan atau yang berpotensi mencelakakan penggunan jalan, tim melakukan perbaikan secara tambal sulam.

"Ini sangat membantu, terutama untuk jalan yang belum bisa total sepenuhnya kami perbaiki," ujarnya.

Dinas PUTR mengajak masyarakat aktif melapor jika menemukan ruas jalan yang rusak agar bisa dilakukan penanganan segera. Untuk mencegah potensi kerusakan jalan, Dinas PUTR juga rutin melakukan pemeliharaan drainase.

"Pemeliharaan jalan berbanding lurus dengan pemeliharaan drainase agar tidak ada genangan air di jalan. Genangan-genangan air bisa merusak lapisan jalan dan membahayakan pengguna jalan," pungkasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner