Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI protes warga terkait jalan desa yang rusak di Brebes, Jawa Tengah, yang viral di medsos, memicu aksi protes serupa di sejumlah desa lainnya. Warga secara suka rela iuran untuk untuk biaya perbaikan jalan rusak, yang bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah setempat.
Setelah aksi protes warga Desa Tembongraja, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, terkait jalan kabupaten yang rusak tak kunjung diperbaiki. Warga akhirnya secara swadaya memperbaiki jalan sepanjang 6 kilometer.
Aksi protes serupa soal jalan rusak, meluas ke sejumlah desa di Kecamatan Bantarkawung. Ratusan warga Desa Pengarasan, memperbaiki jalan secara swadaya tanpa menggunakan APBD setempat, untuk memperbaiki ruas jalan Cikamuning-Kebandungan, di Kecamatan Bantarkawung.
“Aksi protes ini lantaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes tidak segera melakukan perbaikan jalan rusak sejak 15 tahun lalu. Apalagi warga resah karena akibat jalan rusak parah kerap kali terjadi kecelakaan,” ujar warga Desa Pengarasan, Ayo Sukaryo, Senin (29/9).
Kepala Desa (Kades) Pengarasan, Ahmad Nirom, mengaku pihaknya sudah berulang kali mengajukan perbaikan ke Pemerintah kabupaten (Pemkab) Brebes.
“Namun, hingga saat ini belum juga terealisasi. Pihak desa maupun warga kahwatir, kerusakan akan semakin parah. Apalagi sebentar lagi akan memasuki musim penghujan,” jelas Ahmad Nirom.
Hal yang sama dilakukan ratusan warga Dukuh Karang Sengon, Desa Cinanas, masih di Kecamatan Bantarkawung, yang terpaksa harus patungan untuk mengaspal jalan kabupaten, yang rusak sejak puluhan tahun silam. Namun, hingga kini belum dilakukan perbaikan Pemkab Brebes.
Aksi protes warga selain memperbaiki jalan tanpa menggunakan APBD, juga memasang spanduk di pinggir jalan dengan bentuk sindiran soal pajak yang tetap harus dibayar, akan tetapi kerusakan jalan dibiarkan. (JI/E-4)
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Sebuah truk kontainer pengangkut peti kemas, terguling di Jalan Pantura Utama ruas Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/01/26).
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Harga bawang merah di Brebes yang sebelumnya Rp25 ribu/kg, turun menjadi Rp20 ribu/kg. Sedangkan harga cabai yang semula Rp15 ribu turun menjadi Rp10 ribu.
Pulau Cemara merupakan sebuah tanah timbul di lepas pantai Pulau Jawa, yang terbentuk dari sedimentasi sungai yang menjadi sebuah pulau, kini dijadikan tempat wisata yang menarik.
Rute patroli dimulai dari Mapolres Brebes menuju jantung kota, menyisir tempat ibadah, Stasiun Brebes, terminal angkutan, hingga kantor perbankan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved