Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Siharto & Bulog Kunjungi Sentra Bawang Merah di Brebes, Dorong Peluang Ekspor

Supardji Rasban
23/2/2026 21:12
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Siharto & Bulog Kunjungi Sentra Bawang Merah di Brebes, Dorong Peluang Ekspor
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, sedang mencium bau/aroma bawang goreng.(MI/Supardji Rasban)

KOMISI IV DPR RI melakukan kunjungan kerja reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 ke Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,  Senin (23/2/2026). Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, bertemu dengan Kelompok Tani Sidomakmur (PT Sinergi Brebes Inovatif). 

Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Titiek menyampaikan jika pihaknya ingin meninjau secara langsung perkembangan industri bawang merah di Brebes yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi nasional. Titek mengapresiasi hasil panen bawang merah yang dinilai melimpah dan telah menembus pasar ekspor.

"Brebes ini kan sentra bawang merah, kami dari Komisi IV dan juga Bulog ingin melihat langsung untuk mendorong agar terus bertumbuh dan berkembang," ujar Titiek.

Titiek menuturkan jika bawang merah asal Brebes kini telah diekspor ke sejumlah negara seperti Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Bahkan, produk olahannya juga sudah merambah pasar Timur Tengah. 

“Tadi petani menyampaikan modal sekitar Rp140 juta bisa menghasilkan hingga Rp350 juta. Ini tentu prospek yang sangat baik,” terang Titiek.

Menurut Titiek tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, bawang merah di lokasi tersebut juga telah diolah menjadi berbagai produk turunan, seperti bawang goreng dan pasta bawang. Produk pasta bawang bahkan disebut telah diekspor ke Arab Saudi dan direncanakan untuk kebutuhan bumbu jamaah Indonesia di sana.

Dalam pandangan Titiek, potensi bawang merah Indonesia sangat besar dan tidak seharusnya hanya terpusat di Brebes. Daerah lainnya juga bisa mengembangkan bawang merah.

"Kami berharap sentra produksi bawang merah dapat dikembangkan di daerah lain agar volume ekspor nasional semakin meningkat dan mampu memperkuat ketahanan pangan," ucap Titiek.

Dalam dialog bersama petani bawang merah Komisi IV juga menampung berbagai aspirasi. "Tadi juga petani menyampaikan masih membutuhkan fasilitas penyimpanan seperti cold storage, ketersediaan pupuk, serta dukungan bibit unggul. Aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan lebih lanjut di tingkat DPR RI bersama kementerian terkait," pungkasnya. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya