Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) menghadapi beragam tantangan di masa depan. Untuk itu, BPRS membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, kompeten dan amanah.
"Kondisi ekonomi saat ini tidak sedang baik-baik saja. BPRS meski terus berkembang, juga menghadapi tantangan karena meningkatnya BOPO, LDR dan NPL," ungkap Ketua Umum Perhimpunan BPRS Seluruh Indonesia (Himbarsi), Alfi Wijaya, saat membuka Rakornas dan Awards BPRS 2025, di Bandung, Rabu (6/8) sore.
Untuk itu, lanjutnya, ada tiga hal yang harus dilakukan pengelola BPRS, yakni memperbaiki tata kelola, melaksanakan manajemen risiko dan melakukan digitalisasi. Dengan melakukan tiga kunci itu, BPRD akan menjadi tangguh, resilient dan memiliki daya saing untuk berkompetisi.
Menurut dia, ketiganya bisa berjalan dengan baik, jika BPRS diperkuat oleh SDM yang baik, kompeten, profesional dan amanah. Untuk itu, Himbarsi sebagai organisasi BPRS se Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas SDM BPRS yang ada.
Sampai tahun ini, Indonesia sudah memiliki 173 BPRS yang tersebar di Tanah Air. Dari jumlah itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menutup dua BPRS karena buruknya pengelolaan.
Alfi menambahkan BPRS di Indonesia sudah berkolaborasi menggulirkan produk tabungan bersama Ukhuwah. Sampai saat ini sudah 50 BPRS yang bergabung dengan jumlah dana Rp266,7 miliar, dengan melibatkan 43 ribu penabung.
"Tabungan bersama ini menjadi modal untuk membangun interkoneksi bersama. Kita akan segera membangun layanan digital dan mobile banking bersama. BPRS itu perlu jamaah, tidak bergerak sendiri-sendiri," tandasnya.
Rakornas Himbarsi ini diikuti oleh 124 dari total 173 BPR Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta mencapai 151 orang. Forum dua tahunan ini menjadi wadah penguatan koordinasi dan penyusunan arah kebijakan bersama antar pelaku industri BPR Syariah.
Peran strategis
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank, Lembaga Penjamin Simpanan, Suwani menyatakan BPR Syariah punya peran strategis dalam perekonomian. Sebagai lembaga keuangan mikro berbasis syariah, BPRS tidak hanya menjalankan fungsi mediasi, tapi juga membawa misi sosial dan nilai luhur Islam.
Melalui prinsip keadilan, transparansi, dan berkelanjutan, lanjut dia, BPRS diharapkan mampu memberi akses keuangan yang inklusif bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan secara formal.
"Hingga Juni 2025, jumlah BPRS di Indonesia ada 173 unit. Jumlahnya memang masih relatif kecil dibandingkan pelaku bisnis lainnya. Tapi, BPRS sangat relevan dalam mendukung inklusi keuangan syariah," tandasnya.
Dia mengingatkan, BPRS harus terus menguatkan tata kelola yang baik. Pasalnya, tata kelola yang lemah akan membuka celah fraud, pelanggaran yang disengaja yang sangat merugikan bank dan membahayakan kelangsungan usaha sebuah BPRS.
"BPRS perlu terus memperbaiki tata kelola. Melakukan digitalisasi merupakan faktor penting untuk memperbaiki tata kelola," tambah Suwandi.
Sementara itu, Ketua Himbarsi Jawa Barat, Roni Fahrulsani mengakui pertumbuhan BPRS dan jumlah nasabahnya di Jawa Barat terus meningkat. Namun, persoalan besar yang terjadi saat ini ialah kredit macet atau NPL yang meningkat.
"Karena itu, BPRS di Jabar melakukan terobosan dengan mengarah pada digitalisasi. Memang berat untuk satu BPRS sendiri, tapi jika guyub, bersinergi dan berkolaborasi, kami yakin bisa melakukan digitalisasi," tandasnya.
Bank Mandiri kembali mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan
GPM bukan sekadar seremoni, melainkan upaya sistematis untuk menekan laju inflasi di level akar rumput.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Puting beliung di Cimahi menyerang Kelurahan Padasuka, serta kawasan Pemkot Cimahi
Pemberian santunan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya anak- anak yatim di lingkungan sekitar wilayah operasional bank bjb syariah
Sekali pun pasokan batu bara berkurang, Cirebon Power memastikan pasokan listrik untuk masyarakat tetap aman.
Qoala Plus memberikan edukasi kepada peserta atas gambaran besar pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi
Selain kesiapan infrastruktur jalan, Dishub Kabupaten Bekasi juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu pengaturan lalu lintas selama masa mudik.
Diharapkan sekitar 2.000 item produk yang dijual di gerai KDMP berasal dari umat dan organisasi Islam
Horizon University Indonesia secara resmi mengumumkan pembukaan lima Program Studi (Prodi) baru di bawah Fakultas Pendidikan dan Ilmu Sosial
KONDISI cuaca diwaspadai jadi faktor utama berfluktuasinya harga pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Banjir bandang yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 lalu mengubah semuanya. Rumah yang telah puluhan tahun menjadi tempat berkumpul keluarga hanyut,
Program Light Up The Dream merupakan gerakan sosial yang bersumber dari donasi pegawai PLN serta dukungan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Jawa Barat.
Dalam OPM kali ini, Pemkab Bandung memberikan subsidi yang cukup signifikan untuk meringankan beban warga
Kesiapan daerah dalam mendukung pemutakhiran data melalui penguatan peran operator desa dan dukungan sarana prasarana
Kehadiran Pop Up Store ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk semakin mendekatkan Volkswagen dan Audi kepada konsumen
Bazar murah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi bahan pokok di Kota Bandung.
Total panjang jalan yang diperbaiki mencapai 117 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp143 miliar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved