Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIKET kereta api ekonomi dari Bandung sudah habis terjual jelang Lebaran 2025 ini.
Menurut Executive Vice President PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung, Dicky Eka Priandana, pihaknya harus menyiapkan kereta ekonomi tambahan untuk mengakomodir penumpang yang belum memiliki tiket.
Dia menjelaskan, tiket kereta api ekonomi yang laku terjual itu menuju timur Bandung seperti KA Kahuripan, KA Pasundan, dan KA Kutajaya. "Tiket kereta ekonomi reguler habis, makanya kami menyiapkan kereta tambahan," ujarnya di Bandung, Jumat (21/3).
Untuk menyiasatinya, Kereta Api Indonesia menyiapkan KA Kutajaya dan KA Pasundan tambahan yang diberangkatkan dari Stasiun Kiaracondong, Bandung. Hingga saat ini sudah terjual 211 ribu tiket kereta api dari Bandung.
"Atau 59% dari 355 ribu yang disediakan," katanya.
Menurut Dicky tiket yang paling banyak terjual yakni jurusan Yogyakarta. Pihaknya juga menyiapkan kereta tambahan untuk menuju Kota Pelajar tersebut, yakni KA Lodaya.
"Untuk keberangkatan pagi dan malam. Harapannya bisa melayani penumpang yang mau ke Yogyakarta," katanya.
Yogyakarta memang menjadi tujuan yang paling banyak dari pemudik di Bandung. Tidak hanya pada Lebaran 2025 ini saja, hal serupa pun terjadi pada Lebaran 2023.
"Kalau Lebaran 2024 kemarin tujuan paling banyaknya ke Surabaya," katanya.
Meski begitu, suasana mudik Lebaran 2025 belum terlihat di Stasiun Bandung. Belum ada lonjakan keberangkatan penumpang baik menuju timur maupun barat Kota Bandung.
Dicky memprediksi puncak arus mudik di Stasiun Bandung akan terjadi pada 28 Maret atau H-3 Lebaran. "Karakternya seperti itu. Kebiasaan pemudik dengan kereta api di Kota Bandung seperti itu, mepet-mepet, perginya H-3 sampai H-1 Lebaran," katanya.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved