Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) Adjit Lauhatta melantik pengurus baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) P3RSI Jawa Barat periode 2025 -2028, di de Braga by ARTOTEL, Kota Bandung.
Pengurus baru P3RSI Jawa Barat diketuai Ahmad Kosim.
Adjit mengungkapkan keberadaan P3RSI Jabar dipandang perlu, agar eksistensi organisasi P3RSI dapat dirasakan oleh seluruh pemangku kepentingan rumah susun (rusun) di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, banyak persoalan yang dihadapi para pemangku kepentingan rumah susun di Jawa Barat.
Untuk itu, pengurus P3RSI Jabar diharapkan dapat membantu mencarikan solusi bagi anggotanya.
“Persoalan yang kita hadapi sekarang ini, selain kurangnya sosialisasi regulasi rumah susun, juga banyaknya perubahan aturan di bidang rumah susun. Repotnya, aturan yang ada juga belum dapat menjadi solusi terbaik untuk memberikan keadilan semua pihak,” ungkapnya.
Pelantikan dihadiri 30 PPPSRS rumah susun atau apartemen di Kota Bandung dan sekitarnya. Tampak pula Ketua DPD REI Jawa Barat Norman Nurdjaman, serta perwakilan PT WIKA, Tbk sebagai tuan rumah.
Lebih jauh, Adjit mengatakan, regulasi rumah susun baik di level undang-undang (UU), peraturan pemerintah (PP), hingga peraturan gubernur masih sering membuka peluang multitafsir. Akibatnya, terjadi banyak konflik pengelolaan rumah susun yang hingga kini belum terselesaikan.
Karena itu, dia mengajak seluruh PPPSRS di Jawa Barat bergabung dengan P3RSI agar dapat berjuang bersama-sama dalam menyalurkan aspirasi PPPSRS sebagai penanggung jawab pengelolaan rumah susun. Terutama mengkoreksi regulasi-regulasi rumah susun baik di tingkat nasional, maupun daerah.
Banyak masalah
Sementara itu, Ketua DPD P3RSI Jabar, Ahmad Kosim mengatakan, keberadaan asosiasi di Kota Bandung sangat dibutuhkan. Pasalnya, ada banyak permasalahan pengelolaan rumah susun yang dihadapi.
Beberapa persoalan tersebut, antara lain Pemkot Bandung berencana akan mengenakan pajak bagi penyewa unit, adanya rencana mengenakan pajak reklame dalam ruangan, banyak aparat penengak hukum (APH) memeriksa apartemen yang terkesan mengada-ada, sehinga mengganggu kenyamanan penghuni,
”Belum lagi regulasi perizinan yang rumit, lama, dan banyak. Ini menjadi celah bagi oknum APH dan organisasi masyarakat yang menjadikan kami sebagai ATM mereka,” keluhnya.
Senada dengan Ahmad, Wakil Ketua I DPD P3RSI Jawa Barat Hotman Pakpahan menegaskan, P3RSI akan menjadi wadah perjuangan, agar anggotanya tidak mudah diperas oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
”Untuk itu, P3RSI Jawa Barat akan bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama bagaimana mensosialisasikan regulasi rumah susun, termasuk melibatkan media massa dalam berbagai kegiatannya.” pungkas Hotman.
Dalam kepengurusan P3RSI Jawa Barat, organisasi ini memiliki Penasihat Jonathan Surya, Ketua Ahmad Kosim, Wakil Ketua I Hotman Pakpahan, Wakil Ketua II Slamet Riyadi, Sekretaris Inne Rosalina, Bendahara Rita Purnamasari, Pengembangan Organisasi Nugroho Aji, dan Anggota Delia Savitri, Azrulsyah, serta Mukhtar Wibowo Halimunandar.
Latihan bersama digelar sebagai pemanasan menjelang event besar yang rencananya akan digelar setelah Lebaran.
Selama periode lima hari masa libur panjang, mulai Jumat hingga Selasa, KAI Daop 2 Bandung menyediakan total 67.510 tempat duduk KA Jarak Jauh.
Peternakan sapi perah menjadi sasaran awal untuk mengubah pola produksi dari sekadar menjual susu murni menjadi produk turunan yang lebih bernilai ekonomis.
Forum ini hadir di tengah tantangan serius yang dihadapi Kota Bandung
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Normalisasi Sungai Cisunggalah jadi solusi utama sebagai langkah penanganan pasca banjir bandang
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
Kegiatan yang dilakukan di antaranya mencuci rupang dewa dan dewi di vihara Dewi Welas Asih
Ditpolairud Polda Jabar dan Satpolairud Polres Karawang mendapatkan informasi adanya pencurian perahu nelayan di wilayah Cirebon.
SO Bandung terbaru ini mencerminkan komitmen jangka panjang Coway dalam mendukung kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Tahun ini, iftar dapat dinikmati di dua area, yakni Moxy Sky, rooftop bar dan The Now Lobby Bar & Terrace
Proyek tersebut tidak hanya didukung secara administratif, tetapi juga diawasi ketat untuk memastikan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan warga lokal tetap menjadi prioritas utama.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
HARAPAN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang diputus kepesertaan dalam BPJS Kesehatan masih ada.
Hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan tidak boleh terhenti meskipun terjadi penyesuaian data kepesertaan PBI JK oleh pemerintah pusat.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Petugas gabungan jugaharus selalu mewaspadai banjir luapan Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang di Sukaresik
Sebanyak 58 siswa menerima beasiswa PIP untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mencegah anak putus sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved