Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengupayakan penuntasan kawasan kumuh yang tinggal tersisa sekitar 160 hektare. Upaya itu diselaraskan juga dengan program bebas BAB sembarangan (*open defecation free*) sekaligus penanganan stunting.
Salah satu upaya yang sedang digencarkan saat ini pembangunan fasilitas
septictank baik komunal maupun individu. Pembangunan yang merupakan bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) itu berada di berbagai kelurahan.
Di Kelurahan Baros misalnya, Dinas PUTR menyalurkan bantuan pembangunan
lima unit septictank. Lokasi pembangunannya disebar di tiga titik yakni RW 01, 03, dan 09.
Baca juga : Ayeuna Konsolidasikan Gerakan Sukabumi Baru
Lurah Baros, Erwan Hernawan, mengatakan pembangunan fasilitas sanitasi yang terdiri dari septictank komunal dan individual itu salah satunya bertujuan mewujudkan ODF. Termasuk menuntaskan kawasan kumuh serta dorongan menanggulangi stunting.
"Alhamdulillah, bantuan pembangunan septictank tentu bermanfaat. Ini bisa mendongkrak upaya mewujudkan ODF sekaligus kebersihan lingkungan dan sanitasi," paparnya, Senin (16/9).
Dia mengaku sudah mengusulkan kembali ke Dinas PUTR menambah jumlah titik pembangunan septictank komunal dan individu. Diharapkan ke depan di wilayahnya secara bertahap tidak ada masyarakat yang BAB sembarangan. "Mudah-mudahan bisa direalisasikan," pungkasnya.
Baca juga : Pesona Swarga Bumi: Pegadaian Promosikan Produk Kreatif Kota Sukabumi di Museum Pegadaian
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan saat ini kawasan kumuh di Kota Sukabumi tinggal tersisa 160 hektare dari sebelumnya seluas 295 hektare. Kurun setahun terakhir terdapat pengurangan luasan kawasan kumuh sekitar 135 hektare.
"Kawasan kumuh itu ada yang kategorinya ringan dan sedang. Kalau kawasan kumuh ekstrem sudah tidak ada," kata Frendy.
Upaya mengentaskan kawasan kumuh dilakukan dengan intervensi berbagai
program. Pelaksanaannya melibatkan berbagai perangkat daerah teknis di
lingkup Pemkot Sukabumi.
"Jadi tak hanya Bappeda, tapi ada juga intervensi yang dilakukan Dinas
PUTR) maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kami juga berupaya mengakses
anggaran dari pusat maupun Pemprov Jawa Barat," akunya.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Pada 2024 lalu,belanja kacamata mencapai US $158,5 miliar dan diperkirakan meningkat menjadi US $173,9 pada tahun ini,
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, stop PHK dan bentuk Satgas PHK.
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Politeknik Bandung, jika terjadi gempa bumi, Gedung Setda berpotensi mengalami kerusakan.
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
PULUHAN anggota Satuan Lalulintas Polres Tasikmalaya Kota melakukan penyekatan di Jalur nasional tepatnya di Pos Letter U lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.
Kini lokasi itu telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas produktif yang relevan dengan tuntutan zaman.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan keselamatan berkendara, mengingat banyaknya risiko kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kota Bandung.
Bukan tidak mungkin ada yang ingin mempertahankan aktivitas kotor dengan cara menjual benih lobster secara ilegal.
Sejak 6 Agustus 2025 lalu, area wisata edukasi satwa yang berada di jantung Kota Bandung itu ditutup untuk umum
Pemerintah desa harus memutar otak agar ketersediaan produksi beras lokal bisa tetap terpenuhi. Caranya dengan mengoptimalkan pabrik penggilingan padi.
Program ini diikuti oleh 396 pekerja dari Daop 3 Cirebon, Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan, dan KAI Services.
Eksekusi rumah dilakukan di Jalan Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Saat panen juga dilakukan uji coba penggunaan alat combine harvester bantuan dari Kementrian Pertanian.
Selama ini keluhan korban bencana belum pernah direspon pemerintah daerah.
Lewat program ini, Artotel mengajak para tamu hotel untuk bisa merasakan kemeriahan kemerdekaan Indonesia di setiap destinasi hotel Artotel Group
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved