Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH calon pemimpin daerah terus mengunjungi masyarakat. Salah satunya di Purwakarta, Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin menemui 500-an kader Posyandu di Kecamatan Plered, Jumat (26/7).
“Kami siap untuk mendukung, mensuport Bang Ijo memimpin Purwakarta, Setuju teman-teman?,” ungkap Dewi, salah satu kader yang maju ke depan. Dia menyorongkan pelantang suara kepada peserta lain.
“Weeeeeeelll…..” Jawaban serentak itu membelah udara. Para kader berteriak sambil mengepalkan tangannya.
Baca juga : Pelayanan Kesehatan Gratis Abang Ijo Hapidin Ramai dikunjungi Warga Purwakarta
Dalam acara silahturahmi Kader Posyandu se-kecamatan Plered itu, Bang Ijo menjadi narasumber utama kegiatan. Dia pun bersyukur atas dukungan massa.
“Hatur nuhun, terima kasih. Abang Ijo dipercaya oleh masyarakat, Alhamdulillah. Jika pun kemudian tidak terpilih, juga tidak apa. Insya Allah Abang Ijo tetap komitmen dan konsisten untuk terus bersama masyarakat dan memberi manfaat melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti layanan kesehatan, pinjaman nol persen bunga dan program kemitraan," jawabnya atas pernyataan peserta kegiatan.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir 3 jam tersebut, Abang Ijo sempat menuturkan mimpi, keinginan dan kegelisahannya melihat pembangunan di Purwakarta. “Pembangunan berkeadilan itu tidak boleh meninggalkan satu orang pun dalam prosesnya. No One Left Behind. Semua harus dilibatkan," tegasnya.
Baca juga : KPU Purwakarta Meluncurkan Dimulainya Tahapan Pilkada 2024
Di forum yang juga dihadiri oleh seluruh kepala desa se-kecamatan Plered tersebut, Abang Ijo memberikan kesempatan kepada peserta berinteraksi dan berdiskusi dengannya.
Imayana, perwakilan kader Posyandu dari Desa Anjun mengeluhkan tentang insentif. “Saya sering dengar pernyataan di media massa kalau kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan bagi ibu dan balita. Sayangnya, ini tidak sejalan dengan perhatian pemerintah kepada kami. Selama ini, tidak ada kepastian insentif bagi kami. Jikapun ada, itu yang ngasih kepala desa,” Keluhnya.
Menjawab keluhan itu, Abang Ijo berjanji jika memimpin Purwakarta, insentif bagi para kader posyandu harus teralokasi dalam APBD. Jikapun masih kurang, dia akan mencari cara bagaimana agar ini terwujud.
Baca juga : KPU Purwakarta Kukuhkan Sekretariat PPK di 17 Kecamatan
“Salah satunya adalah menggunakan CSR dari berbagai usaha yang saya kelola dan miliki. Saya rasa mereka yang mempunyai pabrik dan menjalankan usaha di Purwakarta, dapat saya kumpulkan untuk membicarakan hal ini," jelasnya.
Kesejahteraan warga
Cerita menarik juga dituturkan oleh Ratih, Kader Posyandu dari Desa Citeko. Dia mengaku sebetulnya permasalahan kader posyandu ini sama seperti masalah masyarakat desa yang minim keterampilan, minim akses ke dunia kerja yang berujung pada penghasilan sehari-hari yang tak menentu.
Baca juga : Dukungan Kiai Mengalir untuk Dadang-Ali di Pilkada Kabupaten Bandung
Perempuan yang telah 7 tahun menjadi kader posyandu ini meminta kepada Abang Ijo Hapidin untuk membuat terobosan agar masyarakat di desa naik kesejahteraannya.
"Saya saat ini tengah menyiapkan dua program utama. Harapan saya dapat mengatasi permasalahan ekonomi di desa sekaligus mampu menjadi pendorong bagi terciptanya lapangan pekerjaan di desa. Yang pertama, adalah program kemitraan untuk peternakan, perkebunan dan perikanan," jawab Abang Ijo.
Teknisnya sedang disiapkan oleh Yayasan Ngahijo. Abang Ijo menjadi pembina di yayasan itu.
"Sederhananya, bibit disiapkan, keterampilan mitra ditingkatkan dan hasil dari program, akan kami beli. Yang penting, komitmen dari masyarakat yang jadi mitra harus bener," terangnya.
Seorang kader lain juga bertanya tentang program kesehatan Bang Ijo. Pengusaha yang juga petani itu menjanjikan layanan kesehatan Abang akan terus dilakukan di seluruh wilayah Purwakarta. "Gratis, siapapun bisa ikut. Beda desa, beda kota silahkan," lanjutnya.
Pada akhir kegiatan, Abang Ijo juga menghadiahkan uang tunai Rp100 ribu hingga Rp200 ribu kepada 35 kader yang berstatus janda.
Abang Ijo Hapidin merupakan salah satu calon kepala daerah yang telah mengantongi tiket dari Partai Gerindra, sebagai calon wakil bupati. Namun, melihat dinamika yang berkembang di masyarakat saat ini, bukan tidak mungkin bagi Gerindra untuk menjadikannya Calon Bupati Purwakarta.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
PESANTREN Tarekat Idrisiyyah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kick off transformasi pendidikan.
Pemerintah Kota Bandung memastikan akan menghentikan penggunaan mesin insinerator mini.
Pembukaan cabang Bandung diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan layanan Uhud Tour di wilayah Jawa Barat
SEBANYAK 96 ton kopi robusta hasil produksi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, resmi diekspor ke Aljazair.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved