Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH calon pemimpin daerah terus mengunjungi masyarakat. Salah satunya di Purwakarta, Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin menemui 500-an kader Posyandu di Kecamatan Plered, Jumat (26/7).
“Kami siap untuk mendukung, mensuport Bang Ijo memimpin Purwakarta, Setuju teman-teman?,” ungkap Dewi, salah satu kader yang maju ke depan. Dia menyorongkan pelantang suara kepada peserta lain.
“Weeeeeeelll…..” Jawaban serentak itu membelah udara. Para kader berteriak sambil mengepalkan tangannya.
Baca juga : Pelayanan Kesehatan Gratis Abang Ijo Hapidin Ramai dikunjungi Warga Purwakarta
Dalam acara silahturahmi Kader Posyandu se-kecamatan Plered itu, Bang Ijo menjadi narasumber utama kegiatan. Dia pun bersyukur atas dukungan massa.
“Hatur nuhun, terima kasih. Abang Ijo dipercaya oleh masyarakat, Alhamdulillah. Jika pun kemudian tidak terpilih, juga tidak apa. Insya Allah Abang Ijo tetap komitmen dan konsisten untuk terus bersama masyarakat dan memberi manfaat melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti layanan kesehatan, pinjaman nol persen bunga dan program kemitraan," jawabnya atas pernyataan peserta kegiatan.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir 3 jam tersebut, Abang Ijo sempat menuturkan mimpi, keinginan dan kegelisahannya melihat pembangunan di Purwakarta. “Pembangunan berkeadilan itu tidak boleh meninggalkan satu orang pun dalam prosesnya. No One Left Behind. Semua harus dilibatkan," tegasnya.
Baca juga : KPU Purwakarta Meluncurkan Dimulainya Tahapan Pilkada 2024
Di forum yang juga dihadiri oleh seluruh kepala desa se-kecamatan Plered tersebut, Abang Ijo memberikan kesempatan kepada peserta berinteraksi dan berdiskusi dengannya.
Imayana, perwakilan kader Posyandu dari Desa Anjun mengeluhkan tentang insentif. “Saya sering dengar pernyataan di media massa kalau kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan bagi ibu dan balita. Sayangnya, ini tidak sejalan dengan perhatian pemerintah kepada kami. Selama ini, tidak ada kepastian insentif bagi kami. Jikapun ada, itu yang ngasih kepala desa,” Keluhnya.
Menjawab keluhan itu, Abang Ijo berjanji jika memimpin Purwakarta, insentif bagi para kader posyandu harus teralokasi dalam APBD. Jikapun masih kurang, dia akan mencari cara bagaimana agar ini terwujud.
Baca juga : KPU Purwakarta Kukuhkan Sekretariat PPK di 17 Kecamatan
“Salah satunya adalah menggunakan CSR dari berbagai usaha yang saya kelola dan miliki. Saya rasa mereka yang mempunyai pabrik dan menjalankan usaha di Purwakarta, dapat saya kumpulkan untuk membicarakan hal ini," jelasnya.
Kesejahteraan warga
Cerita menarik juga dituturkan oleh Ratih, Kader Posyandu dari Desa Citeko. Dia mengaku sebetulnya permasalahan kader posyandu ini sama seperti masalah masyarakat desa yang minim keterampilan, minim akses ke dunia kerja yang berujung pada penghasilan sehari-hari yang tak menentu.
Baca juga : Dukungan Kiai Mengalir untuk Dadang-Ali di Pilkada Kabupaten Bandung
Perempuan yang telah 7 tahun menjadi kader posyandu ini meminta kepada Abang Ijo Hapidin untuk membuat terobosan agar masyarakat di desa naik kesejahteraannya.
"Saya saat ini tengah menyiapkan dua program utama. Harapan saya dapat mengatasi permasalahan ekonomi di desa sekaligus mampu menjadi pendorong bagi terciptanya lapangan pekerjaan di desa. Yang pertama, adalah program kemitraan untuk peternakan, perkebunan dan perikanan," jawab Abang Ijo.
Teknisnya sedang disiapkan oleh Yayasan Ngahijo. Abang Ijo menjadi pembina di yayasan itu.
"Sederhananya, bibit disiapkan, keterampilan mitra ditingkatkan dan hasil dari program, akan kami beli. Yang penting, komitmen dari masyarakat yang jadi mitra harus bener," terangnya.
Seorang kader lain juga bertanya tentang program kesehatan Bang Ijo. Pengusaha yang juga petani itu menjanjikan layanan kesehatan Abang akan terus dilakukan di seluruh wilayah Purwakarta. "Gratis, siapapun bisa ikut. Beda desa, beda kota silahkan," lanjutnya.
Pada akhir kegiatan, Abang Ijo juga menghadiahkan uang tunai Rp100 ribu hingga Rp200 ribu kepada 35 kader yang berstatus janda.
Abang Ijo Hapidin merupakan salah satu calon kepala daerah yang telah mengantongi tiket dari Partai Gerindra, sebagai calon wakil bupati. Namun, melihat dinamika yang berkembang di masyarakat saat ini, bukan tidak mungkin bagi Gerindra untuk menjadikannya Calon Bupati Purwakarta.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Peluncuran seri perangko reguler edisi khusus Imlek ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan Pos Indonesia. Sebelumnya telah diluncurkan pada tahun 2024 Naga Kayu 2575 dan edisi Tahun Ular 2576.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Ratusan personel dikerahkan dalam aksi bersih-bersih di perumahan GCC Cikarang Utara dengan tujuan untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bio Farma yang rutin diselenggarakan setiap tahun
Cafe 88 Society resmi diperkenalkan ke publik Subang dengan sebuah perayaan yang terasa seperti deklarasi gaya hidup
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved