Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAGAM upaya baik mulai dilakukan calon pemimpin daerah menjelang pilkada. Salah satunya digelar Abang Ijo Hapidin, bakal calon bupati dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Dia menggelar program pelayanan kesehatan gratis untuk warga. Sejak pertama kali dilaksanakan, program ini selalu ramai dikunjungi warga.
“Dalam sehari, kami bisa melayani 300-400 warga desa tempat layanan kesehatan digelar," ujar Abang Ijo Hapidin, saat menggelar kegiatan di Desa Sukatani, Purwakarta, Kamis (25/7).
Baca juga : KPU Purwakarta Meluncurkan Dimulainya Tahapan Pilkada 2024
Pelayanan Kesehatan gratis telah berjalan dua minggu. Program ini sudah melayani hampir 7.000 warga, dari usia 2 bulan sampai yang tertua berusia 72 tahun. Banyak warga yang dilayani mengaku baru mengerti bahwa organ tubuhnya tidak baik-baik saja.
Dalam layanan ini, Abang Ijo juga memberikan servis ekstra. Jika ada warga yang kebutuhan obatnya tidak dapat dipenuhi dengan obat-obatan yang disediakan, dia membayari kebutuhan pembelian obat oleh warga.
Hal tersebut dialami oleh Royhan, 49, warga Sukatani. Pengatur lalu lintas di jalanan itu mengaku setelah diperiksa oleh dokter, dia harus menukarkan resep di bagian obat.
Baca juga : KPU Purwakarta Kukuhkan Sekretariat PPK di 17 Kecamatan
Ternyata obat yang dituliskan dokter tidak ada. Royhan sempat bertanya berapa harga obat tersebut di apotik dan harganya sama dengan upah Royhan bekerja selama 3 hari.
Petugas jaga obat pun menangkap kebingungan Royhan. Dia memberikan beberapa lembar puluhan ribu kepada pria itu untuk membeli obat di apotik.
"Kaget saya. Ternyata apa yang dibincangkan di luar betul tentang layanan kesehatan Abang Ijo ini benar adanya," tandasnya.
Baca juga : Hasil Mukernas, PKB Desak Pemerintah Cegah PHK Massal
Dukungan warga
Dalam program layanan kesehatan gratis ini, ternyata warga sekitar juga memberi dukungan. Tanpa diminta, mereka sigap membantu tim kesehatan.
Mulai dari menerjemahkan ucapan para pasien yang kebanyakan menggunakan bahasa Sunda medok, sampai menyediakan gorengan dan mengadakan acara ngaliwet bareng.
Baca juga : Layanan Kesehatan Harus Inklusif dan tanpa Diskriminasi
"Apa yang kami lakukan ini adalah sekadar ucapan terima kasih atas sumbangsih dan inisiasi Abang Ijo Hapidin mengadakan kegiatan sosial semacam ini," tutur Abdul Aziz Tb Limbong, Kepala Desa Sukatani.
Sementara itu, terkait motivasinya melakukan kegiatan layanan kesehatan, Abang Ijo Hapidin mengaku berkaca pada kondisi dirinya sendiri.
“Saya pernah di suatu masa tidak mampu membeli obat saat almarhum ayah saya sakit. Hina sekali rasanya saya saat itu. Perasaan seperti yang saya rasakan tersebut tidak boleh terjadi di masyarakat, khususnya masyarakat dengan ekonomi pas-pasan," tambahnya.
Hal lain yang menjadi motivasi pria berusia 37 tahun ini ialah budaya masyarakat sunda, terutama mereka yang telah berusia di atas 45 tahun. mereka enggan dan malas memeriksakan kondisi tubuhnya ke puskesmas terdekat. Mereka baru datang ketika penyakitnya sudah kronis dan susah disembuhkan.
“Di awal layanan, saya minta tim wajib ngobrol dengan warga dan menasihati mereka untuk memeriksakan kesehatan secara rutin, dan tidak menunggu sakit. Penting untuk merubah pola pikir masyarakat tentang kesehatan. Ini pekerjaan rumah terbesar yang harus dilakukan seorang pemimpin," ujar pengusaha yang juga petani ini.
Abang Ijo Hapidin memastikan layanan kesehatan gratis ini terbuka untuk siapa saja. "Saya akan menggelarnya ke seluruh kelurahan dan desa di Purwakarta."
Prioritas kesehatan
Untuk Purwakarta, jika dirinya dipilih memimpin, Abang Ijo Hapidin menjanjikan sejumlah program prioritas di bidang kesehatan. Di antaranya ialah meningkatkan kualitas layanan kesehatan untuk lebih profesional, berorientasi melayani tanpa melihat status sosial warga.
Selain itu juga memastikan seluruh masyarakat Purwakarta terdaftar dan terlayani oleh BPJS. Dia juga akan berupaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui program promotif dan preventif dengan pendekatan sosial budaya.
"Pemkab juga akan menurunkan angka stunting, angka penderita TBC melalui upaya perubahan perilaku dengan melibatkan seniman dan juga meningkatkan peran multipihak," tandasnya.
Abang Ijo Hapidin merupakan salah satu kandidat pemimpin Kabupaten Purwakarta. Dia memiliki angka elektabilitas menyaingi inkumben Bupati Purwakarta Ambu Anne.
"Dengan pengalaman sebagai pengusaha sekaligus petani, saya siap memberikan bukti tidak sekedar janji," tegasnya.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
PESANTREN Tarekat Idrisiyyah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kick off transformasi pendidikan.
Pemerintah Kota Bandung memastikan akan menghentikan penggunaan mesin insinerator mini.
Pembukaan cabang Bandung diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan layanan Uhud Tour di wilayah Jawa Barat
SEBANYAK 96 ton kopi robusta hasil produksi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, resmi diekspor ke Aljazair.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved