Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat menelusuri penyebab
puluhan warga keracunan seusai menyantap makanan kupat tahu di pasar Kampung Maroko, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas.
Total ada 26 warga yang mengalami keluhan seperti mual, muntah, diare dan pusing. Mereka telah mendapat penanganan di Puskesmas, rumah sakit dan balai bidan.
Para korban tersebar di dua desa yakni 19 orang warga Kampung Citeurup,
Desa Girimukti, Kecamatan Saguling dan 7 orang warga Kampung Rancaeceng, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas.
Baca juga : Kenaikan Kelas Jadi Musibah, 99 Orang di Bandung Barat Keracunan Makanan
Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat, Deni Achmad menerangkan, dugaan awal pemicu keracunan massal disebabkan makanan kupat tahu yang dijual di pasar tumpah Maroko. Namun untuk memastikannya, petugas membawa sampel makanan ke laboratorium untuk dicek.
"Kita sudah bawa sampel makanan ke laboratorium. Terdiri dari satu bungkus kupat tahu sisa, sample muntahan, dan air yang dipakai untuk mengolah makanan," kata Deni saat dikonfirmasi, Minggu (21/7).
Berdasarkan penelusuran Tim Surveilans Puskesmas Cihampelas dan Saguling, para pasien mengalami keluhan mual dan diare usai mengkonsumsi kupat tahu pada Jumat sekitar pukul 09.00 WIB.
Baca juga : Puluhan Santri di Cikalongwetan Keracunan Usai Menyantap Sarapan
"Gejalanya tak langsung dirasakan hari itu. Berdasarkan laporan puskesmas, warga mulai berdatangan ke puskesmas hari Sabtu (20/7) dari pagi hingga siang," ujarnya.
Ia memastikan semua korban sudah mendapat penanganan dengan baik, bahkan sudah ada warga yang diperbolehkan pulang ke rumahnya. Pihaknya juga sedang melakukan pendataan warga lainnya untuk mengantisipasi keluhan yang sama.
"Di pasar itu mereka membeli kupat tahu untuk dibawa pulang. Setelah
dikonsumsi, warga merasakan mual dan diare pada dini hari. Mudah-mudahan para pasien lekas sembuh dan tidak ada lagi penambahan korban," jelasnya.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved