Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT yang hendak membeli gas elpiji 3 kg kini wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pembelian elpiji bersubsidi dengan KTP ini berlaku untuk pangkalan resmi penyalur.
Nantinya, petugas di pangkalan akan mencatat data sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di KTP melalui aplikasi berbasis website bernama Merchant Apps Pangkalan (MAP).
"Dengan sistem MAP ini kita bisa tahu kebutuhan real di lapangan seperti apa. Kalau ada indikasi penyalahgunaan, kita pemerintah maupun Pertamina bisa melacak," kata Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra di pangkalan elpiji 3 kg di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (2/6).
Baca juga : Pertamina akan Tutup Pangkalan yang Jual Gas Elpiji 3 Kg Tanpa KTP
Menurut dia, sistem ini dibuat agar penyaluran elpiji 3 kg atau gas melon lebih tepat sasaran dan memastikan bahwa yang membelinya adalah masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi.
Ia lantas memberikan contoh dengan mendaftarkan NIK KTP miliknya ke dalam aplikasi MAP kemudian sistem itu menolak. Dengan demikian, sistem bisa melihat mana yang berhak mendapatkan gas melon melalui NIK.
"Kalau sistem masih menerima saya sebagai karyawan Pertamina, sistem tidak benar, tapi kalau menolak, sistem ini cukup baik untuk melakukan
pengendalian elpiji tepat sasaran," ujarnya.
Baca juga : Pemerintah Diminta Tegas Batasi Penyaluran Elpiji 3 Kg
Ia mengatakan, pencatatan transaksi elpiji 3 kg secara digital melalui
MAP ke depannya akan terus memverifikasi masyarakat yang berhak dan tidak berhak menerima gas elpiji.
"Mudah-mudahan ini sebagai langkah awal yang baik sehingga kita bisa
menghitung kebutuhan yang wajarnya berapa. Karena kan kita pun harus
melihat kebutuhan nasional ataupun daerah, termasuk juga jika ada indikasi kecurangan kita bisa mengawasi itu," tutur Mars Ega.
Dijelaskan, setiap konsumen yang membeli gas melon sebaiknya membawa KTP untuk memudahkan transaksi. Selain itu, data KTP diperlukan untuk
meningkatkan layanan pendataan dan integrasi data termasuk melihat prilaku kebutuhannya.
Baca juga : Konsumsi LPG 3 Kilogram di DIY Meningkat 10,3% Dibanding Tahun Lalu
"Pada saat pembeli datang, sistem akan meminta NIK-nya. Kalau hapal NIK, ya gak perlu bawa KTP. Tapi kalau tidak hapal paling mudah ya bawa KTP," jelasnya.
Disinggung apakah jumlah pembelian tabung elpiji akan dibatasi, Mars Ega mengaku, belum ada batasan karena saat ini sifatnya masih pendataan dan skrining. "Belum ada, tetapi nanti kita lihat apakah pemerintah akan memberikan kebijakan seperti apa," ucapnya.
Mars menambahkan, sistem ini dibuat demi menjaga hak masyarakat yang berhak mendapatkan gas melon, bukan mempersulit. Bahkan, sistem ini sudah biasa dilakukan di beberapa daerah dan sudah tersosialisasikan di setiap pangkalan.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved