Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Puluhan mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, Jawa Barat, tak bisa mengisi kartu rencana studi (KRS) sebagai syarat mengikuti bangku perkuliahan karena biaya semester menunggak selama satu tahun. Selama ini, mereka mendapat beasiswa dari Pemkab Bandung Barat dalam menempuh pendidikan di UIN SGD.
Namun, kini nasib mereka terkatung-katung lantaran pembayaran uang semester dari pemerintah daerah macet. Tersendatnya pembayaran uang kuliah dari Pemkab Bandung Barat kepada pihak UIN Bandung ini bukan kali pertama terjadi.
Pada awal 2022, para mahasiswa sempat mengalami nasib sama, bahkan terpaksa harus mengambil cuti selama 1 tahun. Salah satunya dialami Toyib Fahran Hidayat. Ia mengaku khawatir masa depan untuk mengenyam pendidikan tinggi bakal pupus karena bengkak beban tunggakan.
Baca juga : FIM Konsolidasi Gerakan Nasional Generasi Muda Pemilu 2024 Sekali Putaran
"Sekarang kami tidak bisa ambil KRS. Masalah sama seperti tahun lalu gara-gara pemkab belum bayar. Kalau dulu enggak bayar semester 1-3, sekarang semester 4 dan 5 belum dibayarkan," kata Toyib, Minggu (4/2).
Jika tidak ada kejelasan, ia takut terkena drop out dan pendidikannya kandas di tengah jalan. Pada dua tahun lalu, Toyib sempat diberi keringanan untuk cuti karena ada jaminan dari pihak pemkab.
Karena waktu itu tidak ada kejelasan dari pemkab untuk bayar uang semester, lanjut dia, sebanyak 23 dari 50 penerima beasiswa memutuskan putus kuliah. Mereka tak sanggup menunggu lama tanpa kepastian.
Baca juga : Tak Bisa Berenang, Bocah 9 Tahun Tewas di Situ Ciburuy
"Jumlah penerima beasiswa ada 50 orang. Karena sempat menunggak, ada yang berhenti kuliah, pulang ke kampung, atau memilih kerja. Jadi sekarang yang masih kuliah tinggal 27 orang," ujarnya.
Dirinya berharap pemerintah segera memberi kejelasan kepada pihak kampus terkait nasib mahasiswa penerima beasiswa. Pasalnya, komitmen pembiayaan sempat disepakati antara Pemkab Bandung Barat dan pihak UIN. Namun kesepakatan itu mentah lagi tatkala terjadi rotasi mutasi OPD.
"Pihak pemerintah diwakili bagian kesra sempat datang ke UIN dan membuat kesepakatan untuk membayar. Namun, setelah ada rotasi mutasi penagihan jadi enggak bisa. Kesepakatan awal mentah lagi," tuturnya.
Baca juga : 2.680 Mahasiswa Asing Terima Program Beasiswa KNB Kemendikbudristek
Terpisah, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Gunung Djati Hariman Surya Siregar membenarkan kondisi tersebut. "Puluhan mahasiswa penerima beasiswa pemerintah untuk sementara tak bisa mengakses KRS karena belum ada kepastian pembiayaan dari Pemkab Bandung Barat," terang Hariman.
Dia mengatakan, jika ada kepastian pembiayaan dari pemerintah, para mahasiswa bisa kuliah dan mengambil KRS dibuktikan dengan perjanjian di atas kertas kesanggupan menyelesaikan pembiayaan dari pejabat berwenang. "Tahun 2023 sebenarnya Kabag Kesra dan jajarannya pernah datang ke kampus dan memastikan pembiayaan mahasiswa Bandung Barat akan diselesaikan, tetapi setelah pergantian bupati dan pejabatnya, rencana itu menjadi mentah lagi," jelasnya. (Z-2)
Baca juga : Enam Penjabat Kepala Daerah di Jawa Barat akan Dilantik Pekan Depan
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved