Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Dua Kandidat Ketua Partai Golkar Jawa Barat Perkuat Konsolidasi Pendukung

Sugeng Sumariyadi
01/4/2026 14:34
Dua Kandidat Ketua Partai Golkar Jawa Barat  Perkuat Konsolidasi Pendukung
Kandidat Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ahmad Hidayat.(ISTIMEWA)

DUA calon Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat terus mematangkan persiapan menghadapi musyawarah daerah, pada awal April ini. Ahmad Hidayat dan Daniel Mutaqien Syafiuddin menguatkan barisan pendukung untuk mendulang suara.

Ahmad Hidayat mengaku dukungan terhadapnya terus mengalir jelang musda. Persiapan yang dia lakukan juga telah maksimal.

Pria ini merupakan kader murni yang tumbuh dari proses panjang di internal partai, bukan lahir dari garis pewarisan politik.

Pengalaman Ahmad ditempa dari level daerah hingga provinsi, membangun kedekatan kuat dengan struktur partai di akar rumput. Perannya sebagai Anggota DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua AMPI Jabar menjadi bukti konsistensinya dalam kaderisasi.

Tak banyak yang mengetahui, Ahmad juga dikenal sebagai sosok yang dekat secara politis dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia kerap disebut sebagai “adik politis” yang selama ini mendukung perjalanan karier politik Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Jejak kepemimpinannya telah terlihat sejak masa mahasiswa di Universitas Islam Bandung (Unisba). Saat itu, Ahmad aktif sebagai aktivis dan pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di kampusnya.

Dukungan terhadap Ahmad pun terus bertambah dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten dan kota. "Hingga saat ini, saya telah mengantongi dukungan dari 11 DPD," ungkapnya.

Dukungan itu mempertegas posisinya sebagai figur yang diperhitungkan.
Kekuatan utama Ahmad terletak pada jaringan struktural yang solid dan loyalitas kader di daerah. Basis ini dinilai menjadi fondasi penting dalam mengawal arah kepemimpinan Golkar Jawa Barat ke depan.

Di tengah kontestasi, Ahmad hadir membawa pendekatan kepemimpinan berbasis kader dan organisasi. Model ini menjadi pembeda dalam dinamika pemilihan yang berlangsung di internal partai.

Secara formal, Ahmad juga telah mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat. Pendaftaran dilakukan kepada Panitia Musda 2026 di Gedung DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Rabu (1/4).


Jejaring nasional


Sementara itu, pesaingnya, Daniel Mutaqien Syafiuddin, hadir dengan kekuatan jejaring nasional yang luas. Anggota DPR RI tersebut memiliki pengalaman panjang di tingkat pusat serta aktif di berbagai organisasi politik dan kepemudaan.

Daniel mengandalkan relasi di level elit dan pengalaman lintas organisasi sebagai modal utama. Kehadirannya tetap menjadi faktor penting yang memberi warna dalam dinamika Musda Golkar Jawa Barat.

Musda kali ini bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga penentu arah strategis partai di Jawa Barat. Sosok yang terpilih akan memegang peran penting dalam menghadapi agenda politik ke depan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner