Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Tim Gabungan Gelar Aksi Bersih-bersih di Objek Wisata Situ Gede Tasikmalaya

Kristiadi
06/2/2026 22:11
Tim Gabungan Gelar Aksi Bersih-bersih di Objek Wisata Situ Gede Tasikmalaya
Sejumlah peserta aksi bersih-bersih di Kota Tasikmalaya mengangkat sampah yang ada di sekitar Situ Gede.(MI/KRISTIADI)

TIM Gabungan TNI, Polri, Forkopimda dan ojek online serta komunitas masyarakat di Kota Tasikmalaya melakukan Aksi Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (Asri). Gerakan dilakukan di objek wisata Situ Gede, Kecamatan Mangkubumi.

Kapolres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Besar Andi Purwanto mengatakan, Asri dilakukan tim gabungan sesuai intruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memerangi sampah dan menekan kasus demam berdarah dengue (DBD).

Gerakan melibatkan anggota TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, BPBD, PUPR, ojek online, warga dan pelajar.

"Kami akan terus bergerak melakukan aksi bersih-bersih bersama tim gabungan dan pemerintah daerah agar seluruh lokasi, termasuk objek wisata harus bersih dari sampah. Kebersihan dibutuhkan untuk menekan kasus DBD," katanya, Jumat (6/2).

Menurut Andi, gerakan bersih-bersih area Situ Gede dibagi menjadi beberapa sektor. Mereka membersihkan sampah, merapikan kawasan wisata, dan menata lingkungan agar tetap nyaman bagi pengunjung.

Aksi yang dilakukan tidak berhenti sebagai kegiatan simbolik, tetapi akan menjadi gerakan berkelanjutan.

"Kami akan siap membersihkan sampah sebagai bagian dari pemberantasan sarang nyamuk (PSN), sehingga bisa menekan kasus DBD," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas BPBD Kota Tasikmalaya, Hanapi mengatakan, aksi bersih-bersih bukan hanya tugas pemerintah semata tapi kesadaran masyarakat untuk aktif. Kebersihan di objek wisata dan ruang lainnya bisa menjadi kebiasaan untuk masyarakat.

"Aksi bersih-bersih kali ini  diinisiasi oleh Kapolres Tasikmalaya Kota, Kodim 0612 Tasikmalaya didukung Forkopimda hingga komunitas masyarakat. Aksi bersih-bersih dilakukan mulai dari Komplek Dadaha dan kawasan objek wisata. Sampah yang dipunggut nantinya akan diolah menjadi pupuk. Pemerintah daerah akan melakukan edukasi agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan," pungkasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner