Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Hadiri CDM dan CMT di Lembang, KDM Ingatkan Anak Muda Harus Kuat Fisik dan Mental Spiritual

Depi Gunawan
05/2/2026 19:12
Hadiri CDM dan CMT di Lembang, KDM Ingatkan Anak Muda Harus Kuat Fisik dan Mental Spiritual
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berdialog dengan peserta CDM-CMT yang digelar di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.(MI/DEPI GUNAWAN)

SEBANYAK 1.300 peserta mengikuti kegiatan Camp Dai Muda (CDM) dan Camp for Muslimah Teens (CMT) di Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis hingga Sabtu, 5–7 Februari 2026 ini menjadi wadah pelatihan, pengembangan potensi, sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dan kepemimpinan bagi para pelajar.

Berbagai agenda edukatif turut dihadirkan, mulai dari kajian klasikal, lead camp, hingga parade kepalestinaan yang bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat perjuangan umat.

Saat pembukaan acara, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai, kegiatan bagi generasi muda penting dilakukan untuk mempersiapkan masa depan melalui dua pendekatan utama, yakni fisik dan mental spiritual.

"Anak-anak muda perlu dilatih untuk masa depan lewat dua pendekatan. Pertama fisik, tubuhnya disehatkan dengan makanan yang baik, olahraga, dan pola hidup yang benar. Kedua mental spiritual. Mentalnya dibangun kokoh, tahan terhadap ujian, dan kembali kepada Allah ketika menghadapi berbagai hal," paparnya, Kamis (5/2).

Ia menegaskan, latihan kepemimpinan seperti ini perlu terus dilakukan agar generasi muda memiliki daya tahan dan karakter kuat di tengah tantangan zaman yang semakin berat.

"Latihan seperti ini harus terpenuhi bagi generasi muda. Saya sendiri sejak SMA sampai mahasiswa selalu mengikuti pelatihan-pelatihan kepemimpinan seperti ini," ucap KDM.


Perwakilan sekolah


Sementara itu, Panitia CDM-CMT 2026, Adly Bukti Koswara mengungkapkan, kegiatan ini pada awalnya hanya kajian biasa untuk syiar Islam. Konsep acara kemudian diubah lebih menarik dengan menambahkan berbagai kegiatan dan perlombaan.

"Kami ingin pemuda-pemuda sekarang tidak hanya tahu hal yang wajib seperti salat saja, tapi juga mendalami Islam lebih jauh," ungkapnya.

Dia menjelaskan, CDM-CMT diikuti perwakilan tiap sekolah di Indonesia. Seluruh peserta menginap serta wajib mengikuti aturan yang berlaku selama kegiatan.

"Kita bangunkan peseta untuk tahajud, salat subuh berjamaah, Al-Ma’tsurat, dan lainnya. Biar tujuan awal dakwah tetap terealisasi," ujarnya.

Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan pembukaan. Hari kedua diisi kajian dengan menghadirkan pemateri dari luar, salah satunya Husein Gaza. Sementara di hari ketiga atau penutupan, panitia menghadirkan Feby Putri sebagai bintang tamu.

"Kehadiran para pembicara diharapkan mampu memberikan wawasan, motivasi, serta inspirasi bagi peserta dalam membangun karakter dan kontribusi positif bagi masyarakat," ungkapnya.

Adly menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menambah ilmu, tapi juga mensyiarkan ilmu seperti yang diharapkan Gubernur Dedi Mulyadi.

"Beliau (KDM) memberi bekal agar peserta terus berprestasi dan berkarya. Jangan berhenti di sini, supaya ke depan bisa bikin acara lebih besar dan bermanfaat," tuturnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner