Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Longsor Terjang Desa Campakawarna, 4 Rumah Rusak Berat, Akses Jalan Tertimbun

Benny Bastiandy
04/2/2026 20:33
Longsor Terjang Desa Campakawarna, 4 Rumah Rusak Berat, Akses Jalan Tertimbun
TERDAMPAK LONGSOR: Tanah longsor di Desa Campakawarna Kecamatan Campakamulya Kabupaten Cianjur mengakibatkan empat rumah rusak berat dan beberapa fasilitas umum ikut terdampak.(MI/Benny Bastiandi)

SEJUMLAH bangunan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, terdampak bencana tanah longsor, Selasa (3/2) petang. Bencana hidrometeorologi itu dipicu tingginya curah hujan.

Berdasarkan informasi, tanah longsor terjadi di Kampung Batugede RT 004/003, Kampung Rawabeureum RT 002/006, Kampung Neglasari RT 003/005, dan Kampung Lembang RT 004/006. Di Kampung Neglasari, meterial tanah longsor menimbun dua rumah warga setempat milik Faisal dan Dirman dengan kondisi rusak berat.

Material tanah longsor juga menimbun bangunan madrasah, masjid, serta pabrik penggilingan padi. 

Di Kampung Lembang, satu unit rumah milik Nahdan tergerus longsor dengan kondisi rusak berat. Di Kampung Rawabeureum, satu unit rumah milik Ai Nurlela tertimbun material tanah longsor dengan kondisi rusak berat. 

Sedangkan di Kampung Batugede, satu rumah milik Nasriyah mengalami rusak ringan akibat tertimpa material tanah longsor.

Kapolsek Campaka Ajun Komisaris Panglima Nayan Munthe mengatakan, bencana hidrometeorologi di wilayahnya merupakan dampak tingginya curah hujan. Terlebih, kontur tanah di daerah tersebut cukup labil.

"Kejadiannya Selasa sore saat hujan lebat. Ada beberapa lokasi yang dilaporkan terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Campakamulya," kata Panglima kepada wartawan, Rabu (4/2).

Hasil pendataan di lapangan, kata Panglima, terdapat lima rumah warga yang terdampak. Empat rumah di antaranya mengalami rusak berat dan satu rumah rusak ringan.

Terdapat 16 jiwa penghuni di rumah yang terdampak bencana. Mereka terdiri dari 11 orang dewasa dan lima orang anak-anak.

"Tidak ada korban luka maupun jiwa. Semua penghuni yang rumahnya rusak mengungsi sementara ke rumah saudaranya," terang Panglima.

Timbun Akses Jalan

Selain bangunan rumah dan tempat ibadah, tanah longsor juga menutup akses jalan kabupaten penghubung Kampung Cisagu dengan Kampung Cisokan di Desa Campakawarna. Di sepanjang ruas jalan itu setidaknya ada tiga titik lokasi yang tertimbun material tanah longsor. 

Panglima mengaku sudah berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam setempat. Koordinasi dilakukan untuk penanganan darurat. 

"Upaya evakuasi pembersihan material tanah longsor harus menggunakan alat berat. Upaya penanganannya harus segera karena berpotensi menggerus badan jalan," pungkasnya. 

Jajaran Polsek Campaka masih siaga di lokasi bersama unsur lainnya. Mereka memantau perkembangan di lapangan mengingat hujan masih terjadi dengan intensitas sedang hingga tinggi. (BB/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner