Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pemprov Jabar Siapkan 40 Rumah untuk Korban Longsor di Cisarua

Sugeng Sumariyadi
29/1/2026 17:38
Pemprov Jabar Siapkan 40 Rumah untuk Korban Longsor di Cisarua
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi(ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat memastikan akan melakukan relokasi bagi korban tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merencanakan pembangunan 40 rumah baru untuk korban bencana itu.

"Desainnya merupakan konstruksi khusus rumah-rumah di wilayah pegunungan. Kami akan memilih lokasi yang lebih aman untuk warga," tandasnya.  

Bantuan lain juga diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk warga terdampak. Gubernur menyerahkan dana Rp10 juta untuk 34 kepala keluarga. 

Dana digunakan untuk biaya sewa kontrakan dan kebutuhan hidup selama dua bulan ke depan. 

"Bantuan ini diberikan agar warga terdampak tidak menumpuk di pos pengungsian. Mereka bisa stres kalau terus hidup disini," jelas Dedi. 

Bantuan sebesar Rp1 juta per keluarga juga diberikan bagi 134 kepala keluarga yang sempat mengungsi. Namun, mereka bisa kembali ke rumah karena kategorinya masih aman. 

Sementara itu untuk korban meninggal dunia, Pemprov Jabar juga memberikan santunan sebesar Rp25 juta per orang. Dana yang sama juga diberikan kepada ahli waris 23 anggota Marinir dn 2 anggota Polres Cimahi yang tewas karena kecelakaan lalu-lintas. 

Di sisi lain, Gubernur Dedi juga berencana melakukan penghijauan total di lokasi longsor. Penghijauan dilakukan di areal seluas 355 hektare milik Perhutani dan 5 hektre milik masyarakat. 

Warga yang semula menanam sayur di lahan itu akan dilibatkan dalam proses penanaman pohon hutan. 

"Mereka akan mendapat upah harian antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per hari, selama masa tumbuh tanaman," tegas KDM

Dia menegaskan masyarakat tidak boleh lagi hidup dalam kecemasan, saat hujan besar datang. Untuk itu, fungsi vegetasi dikembalikan, agar masyarakat bisa tinggal dengan nyaman dan aman. (SG)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner