Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA longsor yang melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat hingga saat ini telah menelan 47 korban jiwa. Hingga saat ini, 30 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses pencarian dan identifikasi oleh tim gabungan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Dani Ramdani, mengatakan longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam.
“Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang. Sebanyak 30 jenazah sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Dani Ramdani, Selasa (27/1).
Proses evakuasi korban melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan. Namun, pencarian korban masih menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi tanah yang labil dan cuaca yang belum sepenuhnya membaik.
Kepala Kantor SAR Bandung, Hery Marantika, menjelaskan bahwa tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati karena potensi longsor susulan masih tinggi.
“Medan pencarian cukup berbahaya. Struktur tanah masih bergerak dan curah hujan berpotensi memicu longsor lanjutan, sehingga evakuasi dilakukan secara bertahap,” kata Hery Marantika.
Sementara itu, proses identifikasi korban dilakukan melalui posko Disaster Victim Identification (DVI) yang dibuka oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat. Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Barat, Kombes Dwi Hapsari, menyebutkan identifikasi dilakukan dengan metode medis dan data antemortem.
“Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, gigi, serta ciri khusus korban. Kami juga mengumpulkan data antemortem dari keluarga,” ujar Dwi Hapsari.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana dan menyalurkan bantuan berupa logistik, layanan kesehatan, serta pendampingan psikososial bagi keluarga korban dan warga terdampak.
Masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat pencarian korban longsor Bandung Barat masih terus berlangsung. (E-4)
BMKG Bandung mewaspadai potensi peningkatan curah hujan dalam satu pekan ke depan di sebagian wilayah Jawa Barat termasuk di Bandung Raya.
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) merespons cepat bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
TIM SAR gabungan menyebut 48 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, berhasil dievakuasi hingga Selasa (27/1).
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengembalikan fungsi gunung sebagai 'pananggeuhan' atau tempat untuk bersandar.
PEMKAB Bandung Barat belum menemukan lahan sebagai tempat relokasi para korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
BANTUAN bagi korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus mengalir dari berbagai pihak.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus membuahkan hasil signifikan.
Kesiapan ini dilakukan untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat yang akan menggunakan transportasi kereta api pada masa mudik dan arus balik Lebaran.
Pengiriman Tim SAR itu sebagai wujud kepedulian dan solidaritas lintas daerah terhadap musibah alam yang terjadi.
Memasuki puncak musim penghujan ini, Dinkes Kabupaten Bekasi terus mengingatkan masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Polres Garut melaksanakan salat gaib di masjid Polres Garut yang diikuti oleh jajaran.
Kewaspadaan menjadi hal utama yang harus dibangun bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat, guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
Salah satu perumahan yang terendam banjir ialah Perumahan RN 1 di RW 02 dan RW 11 Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.
Puluhan pelajar di salah satu sekolah itu mengalami mual, muntah, pusing, demam, hingga buang air besar. Melihat gejalanya seperti yang keracunan.
NASIB memprihatinkan melanda ratusan pengungsi banjir di Pamanukan, Subang, Jawa Barat, yang terpaksa harus mengungsi di kolong jembatan layang (flyover) tanpa alas tidur yang memadai.
Sampah yang tidak berguna bisa menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi tinggi. Di antaranya diolah menjadi pakan ternak, pelet, bioethanol, briket dan lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved