Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH bertekad mendorong terciptanya swasembada energi. Salah satu upayanya dilakukan dengan membangun Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan di Kalimantan Timur. Ini merupakan proyek pengembangan kilang Balikpapan
Fasilitas ini ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, memperbaiki kualitas BBM, serta menekan harga pokok produksi.
Dengan upaya itu, tentu saja tidak cukup. Pengamat ekonomi dari Universitas Pasundan Bandung, Acuviarta Kartabi, melihat upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
"Bahkan, banyak kenyataan di lapangan yang memperlihatkan bahwa pemerintah belum serius menuju swasembada energi. Pembangunan kilang minyak baru oleh Pertamina, seperti dinyatakan Menteri Keuangan, ternyata tidak pernah dilakukan. Padahal Pertamina pada 2017 lalu sudah berjanji akan membangun kilang baru," jelasnya dalam diskusi ekonomi yang digelar Ikatan Wartawan Ekonomi Bandung (IWEB), Selasa (20/1).
Kondisi itulah yang membuat produksi minyak mentah Indonesia dijual ke Singapura. Indonesia lebih memilih mengimpor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura.
Menurut Acuviarta, Indonesia sudah menjadi negara net importir. Ladang minyak baru sulit ditemukan.
Untuk itu, Indonesia harus mulai mengganti energi di pembangkit dengan energi baru terbarukan (EBT).
"Namun, sampai saat ini, saya tidak melihat ada langkah sistematis Indonesia untuk mengurangi net impor dengan EBT itu. Meski, pemerintah mengklaim pada 2025 lalu, bauran EBT mencapai 15,85%," tandasnya.
Produksi minyak Indonesi masih rendah hanya 606 ribu-607 ribu barel per hari. Sementara kebutuhan mencapai 1,7 juta barel per hari.
Sebatas spirit
Acuviarta menyimpulkan upaya Indonesia mewujudkan swasembada energi masih jauh. Salah satu indikatornya, Pertamina seharusnya sudah membangun kilang baru.
"Tapi sampai saat ini tidak ada. Progres yang dilakukan Pertamina tidak ada," tandasnya.
Dia menyimpulkan arah kebijakan narasi prioritas nasional hanya spirit, tidak didukung langkah perencanaan dan teknis. Itu hanya janji belaka.
"Swasembada energi didengungkan sejak masa reformasi. Sudah ada cetak biru Kemandirian Swasembada Energi 2011-2025. Namun, sampai hari ini tidak terlihat hasilnya," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Acuviarta menyarankan pemerintah untuk berkonsentrasi pada dua sumber energi, yakni panas bumi dan gas alam. Indonesia memiliki potensi keduanya dalam jumlah yang besar, dan menjadi salah satu negara terbesar yang memilikinya.
"Di Estonia, dengan hanya mengembangkan panas bumi, investasi berbondong-bondong datang, karena adanya energi murah. Gas bumi kita bisa dikembangkan untuk masuk ke jaringan pipa dan dialirkan ke rumah-rumah, sehingga pemerintah tidak perlu terus menerus impor elpiji," tandasnya.
Kebijakan energi
Pada kesempatan yang sama, pengamat energi dari Universitas Padjadjaran Yayan Satyaki menyatakan swasembada dan ketahanan energi dipengaruhi kebijakan energi yang berdasarkan penataan sumber daya energi yang dimiliki.
“Sejauh ini, aspek ketersediaan energi di Indonesia itu hanya untuk 12 hari cadangan. Sudah saatnya, pemerintah bekerja keras mengembangkan renewable energy,” tambahnya.
Untuk itu, langkah strategis harus dilakukan Pertamina dan PLN sebagai produsen energi.
Sementara itu, analis kebijakan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bonti Wiradinata mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40/2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN).
"Aturan tersebut merupakan tonggak penting transformasi sistem energi Indonesia menuju ketahanan energi, keberlanjutan lingkungan, dan pencapaian net zero emission (NZE) pada 2060. Kebijakan itu menetapkan target ambisius, antara lain peningkatan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) hingga 70-72% pada 2060 serta penurunan emisi sektor energi hingga 129 juta ton CO," tambahnya.
Hasil analisis kebijakan, lanjut dia, menunjukkan tantangan aturan itu bukan terletak pada desain kebijakan, melainkan pada risiko kesenjangan implementasi. Penyebabnya ketergantungan energi fosil, fragmentasi tata kelola lintas sektor, keterbatasan pendanaan, dan dinamika politik-ekonomi transisi energi.
Bonti menyebutkan opsi kebijakan transisi bertahap dengan penguatan tata kelola bisa dipilih pemerintah. Fokusnya pada peningkatan koordinasi lintas sektor, insentif investasi EBT, dan evaluasi berkala.
KEPALA Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, mengimbau, jemaah umrah untuk berhati-hati dan tetap menjaga kondusivitas.
Pembangunan sentra pangan merupakan langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Jabar memberi kepastian bahwa beberapa ruas jalan tol dirancang untuk beroperasi secara fungsional selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
PEMERINTAH Kota Bandung masih menunggu regulasi pemerintah pusat tsoal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Pergerakan tanah di wilayah itu berdampak terhadap 10 kepala keluarga. Saat ini, mayoritas penyintas mengungsi di rumah kerabat, bahkan ada yang menyewa atau mengontrak rumah.
Aksi balap liar tersebut dilakukan oleh puluhan pelajar di jalan raya Lingkar Timur Kabupaten Kuningan, Minggu (1/3) dini hari.
BI bersama perbankan membuka 359 titik layanan penukaran di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat, termasuk 285 loket perbankan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan bulanan Beasiswa Teladan Negeri
Program ini hadir sebagai respons terhadap masih terbatasnya akses pendidikan bagi kelompok rentan.
Secara khusus, Dedi menyebut wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, sebagai salah satu daerah yang akan mendapatkan alokasi anggaran relatif besar untuk perbaikan jalan pada tahun ini.
Perubahan fungsi lahan dilakukan tanpa pemberitahuan maupun persetujuan warga yang telah lebih dulu membeli rumah berdasarkan site plan awal,
Pinjaman daerah sebesar Rp2 triliun itu diajukan kepada Bank bjb untuk menopang APBD 2026.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Berkurangnya anggaran itu berdampak pada pembangunan di 10 kecamatan yang harus dihitung ulang.
Event perdana dan bersejarah ini akan diisi dengan kegiatan yang mensinergikan dakwah, pendidikan, dan ekonomi umat.
KOMPENSASI untuk tukang becak yang beroperasi di jalur pantura akan disiapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved