Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Perencanaan Interior Terintegrasi semakin Relevan untuk Hunian Perkotaan

Sugeng Sumariyadi
13/1/2026 12:05
Perencanaan Interior Terintegrasi semakin Relevan untuk Hunian Perkotaan
Perubahan fungsi rumah menuntut interior yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga adaptif terhadap aktivitas penghuninya(ISTIMEWA)

PERUBAHAN pola hidup masyarakat perkotaan dalam beberapa tahun terakhir membawa dampak signifikan terhadap cara hunian digunakan. Rumah tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, tetapi juga menjadi ruang untuk bekerja, belajar, dan menjalankan berbagai aktivitas keluarga.

Kondisi ini mendorong meningkatnya perhatian terhadap kualitas dan fungsi interior hunian. Di tengah kebutuhan tersebut, perencanaan interior yang dilakukan secara terintegrasi dinilai semakin relevan.

Pendekatan ini menekankan pentingnya kesinambungan antara proses awal, seperti survei kondisi ruang, perencanaan desain, pemilihan material, hingga pelaksanaan pengerjaan di lapangan. Setiap tahapan saling berkaitan dan berpengaruh terhadap hasil akhir interior.

"Perencanaan interior terintegrasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi hunian perkotaan. Perubahan fungsi rumah menuntut interior yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga adaptif terhadap aktivitas penghuninya," ungkap CEO Home Detailing, Basuni, di Bandung, Selasa (13/1)

Menurut dia, di kota-kota seperti Bandung, tantangan interior sangat beragam, mulai dari keterbatasan ruang, kondisi bangunan lama, hingga faktor kelembapan dan pencahayaan. Karena itu, perencanaan harus dimulai dari pemahaman kondisi lapangan dan kebutuhan pengguna ruang, bukan langsung ke desain.

Wilayah perkotaan seperti Bandung, lanjutnya, memiliki karakter bangunan yang beragam, mulai dari rumah lama hingga hunian modern dengan keterbatasan luas ruang. Faktor pencahayaan, sirkulasi udara, serta tingkat kelembapan menjadi tantangan tersendiri dalam penataan interior. Tanpa perencanaan yang matang, interior berisiko mengalami masalah seperti fungsi ruang yang tidak optimal, pemilihan material yang kurang tepat, atau hasil akhir yang tidak bertahan lama.


Home Detailing


Pendekatan perencanaan yang terstruktur tersebut diterapkan oleh berbagai pelaku jasa desain dan pengerjaan interior di Bandung.

Salah satunya adalah Home Detailing, penyedia jasa desain dan build interior yang menangani penataan hunian dan ruang komersial dengan sistem kerja terencana.

Dalam praktiknya, Home Detailing menekankan pentingnya proses awal seperti survei lokasi dan pemahaman kebutuhan pengguna ruang sebelum masuk ke tahap desain dan pengerjaan.

Basuni menjelaskan, alur kerja yang terintegrasi membantu meminimalkan perubahan di tengah proses pengerjaan sekaligus menjaga kesesuaian antara desain dan kondisi lapangan.

“Ketika survei, desain, pemilihan material, dan pengerjaan berjalan dalam satu alur yang terencana, risiko perubahan di tengah jalan bisa ditekan. Hasil akhirnya pun lebih rapi, fungsional, dan tahan lama,” tandasnya.

Proses perencanaan yang jelas dinilai membantu menjaga kualitas hasil akhir interior.

Sejumlah pengguna jasa interior juga menyoroti bahwa alur kerja yang rapi serta komunikasi yang konsisten menjadi faktor penting dalam menghasilkan interior yang sesuai dengan ekspektasi awal.

Ulasan pengguna di berbagai platform digital menunjukkan bahwa interior yang dirancang melalui tahapan yang jelas cenderung memberikan hasil yang lebih rapi dan nyaman digunakan.

Pemahaman terhadap kebutuhan ruang dan kondisi bangunan sejak awal dinilai berpengaruh besar terhadap kualitas hasil akhir interior.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kualitas interior tidak hanya ditentukan oleh tampilan visual, tetapi juga oleh proses perencanaan dan pelaksanaan yang dijalankan secara konsisten.

Dengan pendekatan yang menyeluruh, interior hunian diharapkan mampu mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan kenyamanan jangka panjang bagi penghuninya.

“Interior yang baik bukan hanya soal estetika, tetapi bagaimana ruang tersebut benar-benar bekerja untuk penghuninya dalam jangka panjang,” tegas Basuni.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner