Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Kota Bandung Masuk 3 Besar Destinasi Wisata Paling Berkembang di Asia

Naviandri
12/1/2026 20:10
Kota Bandung Masuk 3 Besar Destinasi Wisata Paling Berkembang di Asia
Wisatawan sedang dilukis oleh seniman di Jalan Braga, Kota Bandung(MI/NAVIANDRI)

KOTA Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor pariwisata. Berdasarkan rilis laman agensi perjalanan internasional Agoda, Bandung masuk dalam daftar lima destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Asia sepanjang 2025.

Daftar tersebut disusun berdasarkan data pemesanan akomodasi Agoda pada periode Januari hingga November 2025, yang dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024. Hasilnya, hanya tiga negara yang mendominasi daftar ini, yakni Vietnam, Jepang, dan Indonesia.

Kota Bandung menempati peringkat ketiga sebagai destinasi paling berkembang di Asia. Kota yang berada di kawasan pegunungan ini dinilai memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, berkat lanskap alamnya, suhu udara yang sejuk, arsitektur peninggalan kolonial, kekayaan budaya, serta ragam kuliner yang menjadi ciri khasnya.


Meningkat signifikan


Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat tren kunjungan wisata ke Bandung terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga triwulan III tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bandung tercatat mencapai 6,5 juta orang. Angka tersebut meningkat sebesar 84,14% dibandingkan Semester I tahun yang sama.

Dari sisi minat wisata, sektor kuliner masih menjadi primadona dengan kontribusi sekitar 60% dari total aktivitas wisata. Sementara sisanya tersebar pada sektor belanja, mode, serta wisata heritage.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, lonjakan kunjungan wisatawan juga terlihat jelas pada akhir tahun. Pada Desember 2025 saja, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung mencapai lebih dari 1.070.131 orang.

“Sekitar 530 ribu wisatawan datang menggunakan kereta api, baik kereta jarak jauh maupun Kereta Cepat Whoosh. Sisanya sekitar 45% menggunakan kendaraan pribadi dan bus rombongan,” terangnya.

Menurut dia selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), moda transportasi kereta api menjadi pilihan utama wisatawan. Hal ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik yang nyaman dan efisien.

Jika dibandingkan dengan periode Januari hingga November 2025, kunjungan wisatawan pada Desember mengalami kenaikan sekitar 25%. Pada bulan-bulan sebelumnya, rata-rata jumlah wisatawan yang datang ke Bandung berada di kisaran 700 ribu orang per bulan.

Masuknya Bandung dalam jajaran destinasi wisata paling berkembang di Asia menjadi sinyal positif bagi geliat pariwisata kota Bandung, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di tingkat internasional.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner