Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Sukabumi Diguyur Hujan sangat Lama, Berbagai Bencana Terjadi

Benny Bastiandy
11/1/2026 22:05
Sukabumi Diguyur Hujan sangat Lama, Berbagai Bencana Terjadi
Tembok penahan tebing di Kampung Langkob Desa/Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi, ambrol.(MI/BENNY BASTIANDY)

WILAYAH Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diguyur hujan berintensitas sedang hingga tinggi selama berjam-jam sejak Sabtu (10/1) malam hingga Minggu (11/1). Kondisi itu mengakibatkan terjadi bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor dan banjir di berbagai titik.

Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu tepatnya di ruas jalan Bagbagan-Kiaradua di Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Di ruas jalan ini terjadi tanah longsor dari sebuah tebing. Akibatnya, ruas jalan tersebut tak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun empat karena material tanah dan batu menutup badan jalan.

Kapolsek Simpenan Ajun Komisaris Bayu Sunarti Agustina menyebutkan, berdasarkan keterangan masyarakat setempat, tanah longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kontur tanah labil akibat diguyur hujan sejak Sabtu (10/1) hingga Minggu (11/1).

"Material tanah yang longsor masih terjadi karena hujan belum berhenti. Sampai saat ini belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," ujarnya, Minggu (11/1).

Bayu turun langsung ke lokasi. Di sana dia mengecek kondisinya.

Dia menjelaskan, di lokasi sedang diupayakan evakuasi material tanah longsor. Upayanya dilakukan secara gotong royong melibatkan petugas gabungan dibantu masyarakat setempat.

"Kali ini evakuasi dengan peralatan seadanya. Tapi karena curah hujan masih tinggi material tanah masih mengalami longsor," terangnya.

Sementara itu, arus kendaraan yang hendak melintasi wilayah tersebut dialihkan ke jalur lain. Bayu mengimbau masyarakat tak memaksakan diri melalui jalur Cisarakan karena berpotensi longsor susulan mengingat hujan masih terjadi.

"Kepada para pengendara tetap waspada saat melintasi wilayah-wilayah yang terdapat perbukitan atau tebing," pungkasnya.

TPT Jabar Istimewa Ambrol

Sementara itu, di ruas jalan provinsi di Kampung Langkob Desa/Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi, tembok penahan tanah (TPT) bertuliskan ornamen 'Jabar Istimewa' ambrol akibat mengalami longsor, Minggu (11/1).

Akibat kejadian itu, hampir separuh badan jalan turut ambles, sehingga arus kendaraan diberlakukan sistem buka-tutup.

Panjang TPT berikut hampir separuh badan jalan ditaksir sekitar 4 meter. Belum ada upaya penanganan darurat. Namun di lokasi sudah dipasang garis polisi agar pengendara berhati-hati.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner