Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Viral Lansia Berobat Diangkut Eskavator di Saguling Imbas Jalan Rusak, Ini Penjelasannya

Depi Gunawan
15/12/2025 17:15
Viral Lansia Berobat Diangkut Eskavator di Saguling Imbas Jalan Rusak, Ini Penjelasannya
Ilustrasi(Antara)

BEREDAR video yang memperlihatkan dua orang diangkut dalam bucket atau keranjang pengeruk ekskavator. Keduanya seorang lansia dan seorang perempuan yang diduga anak dari lansia tersebut.

Dalam video tersebut terlihat lansia tengah dipeluk anak perempuannya sambil menahan sakit. Dalam narasinya, lansia tersebut hendak dibawa berobat ke fasilitas kesehatan terdekat.

Setelah ditelusuri, peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cibangkonol, RT 03/04 Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Adapun lansia yang diangkut bernama Anung Asmarawijaya, 80.

Kepala Kasi Pemerintahan Desa Jati, Iyep Saripudin, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku, video itu direkam pada Sabtu, 13 Desember 2025.

"Betul itu warga kami yang diangkut pakai alat berat. Kejadiannya Sabtu siang. Beliau sakit lambung dan mau pergi ke klinik," katanya saat dikonfirmasi, Senin (15/12).

Iyep mengatakan, Anung terpaksa diangkut menggunakan alat berat kerena kondisi jalan sedang dilakukan perbaikan infrastruktur berupa pembuatan jalan dan akses jembatan oleh Pemprov Jabar. Ia pun memastikan bahwa itu bukan jalan rusak

"Jadi itu bukan jalan rusak, tapi sedang ada pembukaan jalan baru dan pembuatan jembatan penghubung desa Jati menuju Girimukti. Nah, supaya pertolongan cepat, jadi warga inisiatif pakai alat berat," ungkapnya.

Menurut Iyep, berkat bantuan alat berat untuk mempercepat ke lokasi jalan yang bisa diakses kendaraan, nyawa Anung berhasil tertolong. Saat ini, lansia tersebut mulai berangsur pulih setelah mendapat penanganan petugas kesehatan. 

"Pak Anung ini sudah tua, sering sakit-sakitan. Alhamdulillah sekarang kondisinya mulai membaik," tambahnya.

Ketua RW 04, Bubun, juga menegaskan pengantaran warganya yang sedang sakit menggunakan ekskavator bukan karena kondisi jalan rusak. Justru saat itu, ekskavator sedang membuka akses baru sebab rumah Anung berada di ujung kampung.

"Jadi itu sedang ada pembukaan akses untuk pembuatan jembatan apung di atas Waduk Saguling oleh Pak Gubernur. Rumah abah ada di ujung, dan jalannya itu cuma jalan setapak karena akses mati ke sungai," ucap Bubun. 

Bubun menambahkan, Anung dibawa ekskavator untuk menempuh jarak hanya sekitar 350 meter. Kondisi jalan tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

"Kebetulan ekskavatornya dekat, waktu itu mau dibawa ke rumah sakit tapi abah menolak. Akhirnya kita naikkan ke ekskavator terus dibawa ke bidan. Kalau pakai kendaraan enggak memungkinkan," kata Bubun. (DG/E-4) 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner