Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DPR RI diminta memprioritaskan revisi undang-undang perfilman terutama menyangkut sensor terhadap film di jaringan teknologi informasi (TI). Hal ini dirasa sangat penting mengingat saat ini sudah semakin banyak masyarakat yang menggunakan gawai termasuk untuk menonton film.
Wakil Kepala Lembaga Sensor Film (LSF) Noorca M Massardi mengatakan saat ini semakin banyak masyarakat yang aktif menggunakan gawai.
"Dari total penduduk kita 275 juta, sebanyak 180 juta yang aktif menggunakan smartphone," katanya saat sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri, di Bandung, Selasa (25/11).
Dari jumlah tersebut, menurutnya, tidak sedikit anak-anak yang aktif menggunakan telepon seluler pintar (smartphone) setiap hari, termasuk untuk menonton film. Kondisi ini mendorong adanya sensor terhadap film-film yang tayang secara streaming di gawai.
Namun, dia mengakui sejauh ini LSF belum memiliki kewenangan penyensoran terhadap film-film yang tayang melalui jaringan TI. Undang-undang perfilman yang ada, belum mengatur tentang film-film yang tayang melalui jaringan TI wajib memiliki surat tanda lulus sensor dari LSF.
"Dampaknya besar. Ini momentumnya sudah tepat," katanya.
Kewenangan
Di tempat yang sama, Ketua Subkomisi Publikasi LSF, Nusantara Husnul Khatim Mulkan, menjelaskan, saat ini LSF tidak memiliki kewenangan untuk melakukan sensor terhadap film-film yang tayang melalui jaringan TI. Hal ini terkait undang-undang perfilman yang belum mengatur akan hal tersebut.
"Jadi saat ini belum ada regulasinya. Padahal, saat ini semakin banyak masyarakat yang menonton film melalui aplikasi di gawai," tambahnya.
Untuk meminimalisasi tayangan yang tidak layak di film-film tersebut, pihaknya hanya melakukan komunikasi biasa dengan pemilik film-film tersebut.
"Memang ada beberapa yang mengajukan ke kami untuk mendapat STLS (surat tanda lulus sensor). Tapi itu hanya sedikit, sehingga film-film yang tayang dan sudah lulus sensor ya hanya sedikit," katanya.
Maka dari itu, lanjut Nusantara, LSF sejak 10 tahun lalu sudah mengajukan ke DPR RI untuk merevisi undang-undang perfilman.
"Kami berharap ini bisa menjadi prioritas di DPR, masuk ke prolegnas. Agar kami bisa melakukan sensor terhadap film-film di jaringan teknologi informasi," katanya.
Lebih lanjut, Nusantara pun mendorong masyarakat bisa melakukan sensor secara mandiri. Hal ini penting terutama untuk melindungi anak-anak di bawa umur dari dampak negatif tontonan termasuk film.
Dia menjelaskan, hasil survei memperlihatkan terdapat 51% anak di bawah umur yang tidak mendapatkan pendampingan orantuanya saat menggunakan gawai.
"Peran orangtua sangat penting untuk melakukan sensor mandiri. Kami tidak mungkin serentak melalukan penyensoran terhadap 180 juta pengguna smartphone," tegasnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved