Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Sebanyak 15.217 KPM di Kota Sukabumi Terima BLT, Rp900 Ribu per KK

Benny Bastiandy
25/11/2025 19:56
Sebanyak 15.217 KPM di Kota Sukabumi Terima BLT, Rp900 Ribu per KK
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki mengawasi langsung penyerahan bantuan langsung tunai di wilayahnya.(MI/BENNY BASTIANDY)

SEBANYAK 15.217 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, menerima bantuan langsung tunai (BLT). Secara teknis, penyalurannya yang dipusatkan di Kantor Pos itu dilakukan secara bertahap mulai Selasa (25/11).

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, meninjau langsung proses penyalurannya. Orang nomor satu di wilayah yang terkenal dengan mochinya itu ingin memastikan penyaluran tepat sasaran dan berlangsung dengan tertib.

"Saya sengaja datang untuk memantau langsung penyaluran. Alhamdulillah, pelaksanaannya berjalan baik, tertib, dan rapi. Tidak terjadi penumpukan," ungkapnya.

Tahap awal bantuan disalurkan kepada 5.200 KPM. Mereka telah terdaftar pada data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.

Proses pencairan harus dilakukan langsung oleh penerima. Bantuannya disalurkan dalam bentuk uang tunai.

"Hari ini (Selasa) dibagikan secara bertahap kepada 5.200 orang," jelasnya.

Ayep menuturkan, pemerintah terus memperkuat sistem penyaluran bantuan sosial agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan diterima KPM. Upaya tersebut dilakukan melalui perbaikan pendataan penerima bantuan serta pengawasan langsung di lapangan.

"Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp900 ribu," tegasnya.


Bantuan pangan

 

Pada waktu bersamaan, di Kecamatan Cikole tengah berlangsung penyaluran bantuan pangan berupa 20 kg beras dan 4 kg minyak goreng bagi penerima bantuan. Bantuan berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan data penerima dari Kementerian Sosial.

"Berbagai bantuan dari pemerintah ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan," pungkas Ayep.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner