Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Dinas Pendidikan Pangandaran Mendeteksi Adanya Pelajar SMP Diduga Terjangkit HIV

Kristiadi
20/11/2025 19:47
Dinas Pendidikan Pangandaran Mendeteksi Adanya Pelajar SMP Diduga Terjangkit HIV
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi(MI/KRISTIADI)

DINAS Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran menyatakan telah mendeteksi adanya pelajar SMP yang diduga terjangkit HIV/AIDS. Fakta itu ditemukan setelah dilakukan pemeriksan kesehatan gratis oleh dinas kesehatan.

Sang pelajar masuk dalam kelompok laki-laki suka laki-laki (LSL). Soal identitas dan keberadaannya sudah diketahui Dinas Kesehatan Pangandaran.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi mengakui hal itu. "Dalam pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dinkes, ada beberapa orang terindikasi terjangkit HIV/AIDS. Di antaranya pelajar yang masih duduk di bangku SMP."

Dia menduga kondisi itu terjadi tidak lepas dari mudahnya akses media sosial. Perkembangan teknologi memberi dampak besar terutama terhadap perubahan budaya dan karakter peserta didik.

Dinas Pendidikan, lanjut dia, sangat konsen terutama menjaga perilaku budaya dan karakter peserta didik, baik di tingkat sekolah dasar maupun menengah. Fenomena ini diduga sudah terjadi sejak lama dan mulai terindikasikan meningkat dalam dua bulan terakhir.

"Kami sebelumnya sempat menggelar sosialisasi di Kecamatan Mangunjaya dan Padaherang terutama berada di wilayah perbatasan yang memiliki potensi masalah serupa," tandasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Rina Veriany mengatakan, cek kesehatan gratis di sekolah yang dilakukan beberapa waktu lalu menemukan ada beberapa orang terduga pernah dan sedang menderita infeksi menular seksual. Penyakit mereka mengarah ke HIV.

"Di Pagandaran memang banyak kasus HIV baru dari LSL. Ada siswa yang positif mengarah ke perilaku LSL. Jadi kita lebih mengintensifkan untuk sosialisasi ke sekolah. Untuk itu mereka diminta bersedia melakukan cek HIV," paparnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner