Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

9 Desa di Kecamatan Cisolok Terdampak Banjir Bandang, Proses Pemulihan Terus Berlangsung

Benny Bastiandy
14/11/2025 21:42
9 Desa di Kecamatan Cisolok Terdampak Banjir Bandang, Proses Pemulihan Terus Berlangsung
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Kecamatan Cisolok. Bantuan itu berasal dari BSI KCP Palabuhanratu.(MI/BENNY BASTIANDY)

KECAMATAN Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus memulihkan wilayah pascabencana hidrometeorologi belum lama ini. Sejumlah lokasi terdampak bencana dipicu curah hujan tinggi.

Camat Cisolok, Okih Fazri Assidiq, mengatakan Pemkab Sukabumi sempat menetapkan status tanggap darurat bencana di wilayahnya. Penetapan status tersebut dinilai penting untuk mempercepat penanganan.

"Saat ini status tanggap darurat sudah berakhir. Kini, statusnya sedang masa pemulihan," katanya di sela kegiatan pemberian bantuan dari Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu (KCP) Palabuhanratu di kantor Kecamatan Cisolok, Jumat (14/11).

Okih menyebutkan, ada sembilan desa yang terdampak banjir bandang di wilayahnya belum lama ini. Wilayah yang dampaknya cukup parah berada di
Desa Cikahuripan, Cisolok, Karangpapak, Wangunsari, dan Sukarame.

"Alhamdulillah, bantuan bagi warga terdampak bencana terus berdatangan. Kami akan memprioritaskan bantuan untuk desa-desa yang terdampak paling parah,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, yang turut hadir pada penyerahan bantuan, mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang sudah peduli terhadap korban terdampak bencana di Kecamatan Cisolok. Kepedulian tak hanya diberikan dalam bentuk bantuan logistik maupun peralatan lain, tapi juga berbentuk bantuan moril.

"Secara bertahap kita lakukan pemulihan pascabencana, terutama di Kecamatan Cisolok yang terdampak langsung," tambahnya.

Bantuan yang disalurkan BSI KCP Palabuhanratu berupa 150 paket peralatan memasak yang terdiri dari kompor gas, selang regulator, tabung gas melon, dan rice cooker. Total nilai bantuan diperkirakan mencapai Rp100 juta.

"Kami berterima kasih atas simpati dan dukungan dari teman-teman BSI, baik dari Cabang Palabuhanratu maupun pusat. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak. Alhamdulillah, bantuan yang diterima sangat signifikan membantu percepatan pemulihan warga," pungkasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner