Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pergerakan Tanah, 19 KK di Desa Sukajaya Ciamis Mengungsi

Kristiadi
12/11/2025 19:15
Pergerakan Tanah, 19 KK di Desa Sukajaya Ciamis Mengungsi
Tim gabungan membantu mengevakuasi barang-barang milik warga yang harus mengungsi akibat pergerakan tanah di Ciamis.(MI/KRISTIADI)

HUJAN terus menerus menyebabkan pergerakan tanah di Dusun Jamuresi, Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis. Akibatnya 19 Kepala Keluarga (KK) atau 47 jiwa harus mengungsi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani mengatakan, hujan deras menyebabkan tanah longsor dan pergerakan tanah. Selain 19 kepala keluarga harus mengungsi, satu bangunan posyandu juga terdampak.

"Sebanyak 16 rumah mengalami kerusakan. Tiga kepala keluarg sudah menerima droping logistik bantuan. Sementara 13 kk lainnya akan segera mendapatkannya dari petugas BPBD Kabupaten Ciamis," ungkapnya, Rabu (12/11).

Dia menambahkan pergerakan tanah akan makin meluas karena pergeseran tanah setiap harinya mencapai 1-3 sentimeter. Kerusakan rumah paling banyak di bagian dinding, lantai, dan halaman rumah. Selain itu juga menyebabkan kerusakan lahan perkebunan, jalan rusak dan amblas.

"Kami berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat terdampakagar mereka tidak panik dalam menghadapi bencana," ujar Ani.

Menurutnya, atas kejadian pergerakan tanah di Dusun Jamuresi, kajian tengah dilakukan Badan Geologi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) serta bidang Rehabilitasi Rekonstruksi (RR) BPBD Kabupaten Ciamis. Di lapangan petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, dan Tagana melakukan proses evakuasi barang milik warga.

"Petugas gabungan bersama warga tengah melakukan proses perpindahan berbagai barang ke kendaraan untuk dipindahkan. Ada juga yang  bergotong royong menurunkan genting rumah. Banyak rumah mengalami kerusakan," pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner