Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Tanah Longsor Dominasi Bencana di Kabupaten Cianjur

Benny Bastiandy
10/11/2025 19:02
Tanah Longsor Dominasi Bencana di Kabupaten Cianjur
Sejumlah rusak di Kabupaten Cianjur mengalami kerusakan akibat bencana(MI/BENNY BASTIANDY)

BERBAGAI bencana hidrometeorologi terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dampak curah hujan tinggi. Paling banyak bencana tanah longsor yang kejadiannya tersebar di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Wangwang Kuswaya, menuturkan selama Januari sampai Oktober tahun ini terjadi 52 kali bencana. Hampir seluruhnya akibat dampak curah hujan tinggi.

"Jadi, berdasarkan hasil rekap dari laporan yang masuk, selama Januari hingga Oktober tahun ini ada 52 kejadian bencana," ujarnya, Senin (10/11).

Dari 52 kali bencana, tanah longsor mendominasi bencana selama tahun ini. Catatan BPBD, terdapat 27 kali bencana tanah longsor selama 10 bulan terakhir.

"Bencana lain yang terjadi di Cianjur yaitu cuaca ekstrem 17 kejadian dan banjir delapan kejadian," tuturnya.

Wangwang menambahkan selama Oktober terjadi cukup banyak kejadian bencana. Pada waktu itu intensitas curah hujan relatif cukup tinggi yang memicu terjadi bencana.

"Hanya pada Juni tidak ada kejadian bencana," imbuhnya.

Kabupaten Cianjur sudah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Penetapan status tersebut tak terlepas meningkatnya curah hujan dan kejadian bencana di wilayah tersebut.

"Penetapan status siaga darurat bencana ini untuk mempercepat penanganan dan koordinasi lintas sektor seandainya terjadi bencana. Kami imbau masyarakat tetap siaga dan waspada dengan potensi bencana, terutama masyarakat yang tinggal di daerah-daerah rawan. Antara lain seperti di bantaran sungai, tebing, dan daerah rawan lainnya," pungkas Wangwang.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner