Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Kuningan menggelontorkan anggaran puluhan miliar untuk perbaikan jalan. Dana itu diantaranya bersumber dari efisiensi anggaran.
“Pemkab Kuningan mengucurkan anggaran hingga Rp58,2 miliar dari APBD perubahan 2025 serta hasil efisiensi anggaran,” tutur Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, Senin (22/9), seusai memimpin apel pagi Pemkab Kuningan yang dilakukan di halaman Kantor Desa Sumurwiru, Kecamatan Cibeureum.
Kegiatan tersebut juga sebagai kick off perbaikan jalan dan jembatan tahun 2025. Anggaran tersebut meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp5,3 miliar.
Dengan dana sebesari itu, lanjut Dian, pihaknya menargetkan perbaikan jalan hingga 79,5% dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 771,5 km.
“Jalan adalah urat nadi kehidupan. Jika jalannya baik, ekonomi lancar, hubungan antarwarga semakin erat, dan akses menuju pendidikan maupun kesehatan lebih mudah,” tambahnya.
Adapun rincian perbaikan jalan di Kabupaten Kuningan meliputi 126 titik sepanjang 86 km, peningkatan jalan poros desa di 22 titik sepanjang 7,21 km dan jalan lingkungan pembangunan sebanyak 250 paket melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.
”Pada 2024 kita hanya bisa memperbaiki 15 titik dengan Rp5,3 miliar. Tahun ini meningkat sepuluh kali lipat,” ungkap Dian.
Dia menekankan kepada kontraktor untuk menjaga kualitas pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan. “Kepada masyarakat kami juga mengimbau untuk turut serta merawat hasil pembangunan, diantaranya dengan memperhatikan saluran drainase."
Kepada camat dan kepala desa, Dian meminta untuk bisa menggerakkan wargnya bergotong royong untuk merawat aset yang telah dibangun.
“Desa yang proaktif merawat aset akan diprioritaskan dalam anggaran berikutnya,” tandasnya.
Melalui perbaikan jalan ini diharapkan perekonomian rakyat semakin tumbuh, lingkungan terjaga, dan masyarakat Kuningan kian tangguh menghadapi masa depan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved