Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT serta pedagang Pasar Panorama Lembang Kabupaten Bandung Barat mengeluhkan tumpukan sampah yang dibiarkan di area belakang pasar.
Sampah yang seharusnya diangkut secara rutin kini malah dibiarkan menumpuk. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan karena masyarakat jadi enggan berbelanja ke pasar.
Menanggapi keluhan tersebut, PT Bangunbina Persada selaku pengelola Pasar Panorama Lembang mengaku, persoalan itu terjadi karena Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak konsisten dalam pengangkutan.
"Sebetulnya tidak ada masalah dalam kerja sama, namun beberapa kali pengangkutan sampah tidak dilakukan. Sampai sekarang masih banyak ritase yang belum terangkut. Padahal idealnya cukup satu rit pengangkutan per hari," kata pengelola pasar, Joshua Adithya, Jumat (25/7).
Ia mengungkapkan, DLH sempat menyanggupi pengangkutan sampah dua ritase per hari, namun realisasi di lapangan belum terlihat. Akibat penumpukan yang tak kunjung teratasi, pihak pengelola pasar memutuskan untuk menunda pembayaran retribusi sejak Mei 2025.
"Kami tidak bisa terus membayar jika sampah tidak benar-benar diangkut. Yang penting bagi kami adalah volume sampah berkurang," jelasnya.
Kondisi ini sudah lama dibiarkan, bahkan beberapa lapak pedagang harus menyingkir lantaran tempatnya berdagang tertutup tumpukan sampah. Lokasi tempat pembuangan berada dekat terminal sehingga memunculkan bau tak sedap.
"Lokasi tumpukan sampah memang awalnya diperuntukkan sebagai tempat sementara pembuangan hasil aktivitas pasar. Tapi volumenya makin bertambah ketika banyak warga mulai membuang sampah rumah tangga ke sana," ucap Kepala Terminal Panorama Lembang, Gorik.
Lebih parah terjadi pasca-Lebaran lalu ketika pengangkutan sampah sempat libur selama sepekan karena pengangkutan ke TPA tidak pernah kembali normal.
Gorik mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Bandung Barat serta pengelola pasar guna mencari solusi permanen.
"Kami berharap ada pemisahan lokasi pembuangan antara sampah pasar dan sampah rumah tangga, agar tidak menumpuk pada satu titik yang sama," tuturnya.
Sementara itu, TPA Sarimukti yang menjadi tempat akhir pembuangan seluruh sampah dari wilayah Bandung Raya telah memiliki zona perluasan baru seluas 6,2 hektare dan resmi beroperasi sejak 20 Juni 2025. Namun, meski zona baru aktif, kuota pembuangan tetap dibatasi maksimal 1.200 ton per hari.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved