Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Jawa Barat menyatroni lokasi perjudian atau kasino di Jalan Ahmad Yani 126, Kota Bandung, Senin (16/6) malam.
Dari lokasi yang disamarkan sebagai sarana futsal itu, polisi menangkap tiga penanggung jawab, 23 pemain judi dan 37 karyawan. Penggerebekan juga menyita uang tunai dari arena perjudian sebesar Rp359,6 juta.
"Di lokasi ini, bandar menyediakan judi jenis niu niu dan bakarat. Kami juga menyita 19 set meja kasino, 4 buku rekening bank, 38 telepon seluler, perangkat komputer kasir dan perangkat CCTV," ungkap Kabid Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Hendra Rochmawan.
Ketiga penanggung jawab yang ditangkap terdiri dari SSA, warga Surakarta; CW, warga Kota Bandung dan HP, warga Sukoharjo, Jawa Tengah.
Lokasi judi semula diketahui sebagai tepat biliard, karaoke dan live music. Dalam perjalanan, gedung itu juga digunakan sebagai tempat penyewaan lapangan futsal.
Hendra mengakui lokasi ini berada di tengah pusat keramaian kota. Sekitar lokasi merupakan pertokoan di kawasan Kosambi, Kota Bandung. Di dalam lokasi, pengelola juga menyediakan ruangan VIP untuk penjudi bermodal besar.
"Lokasinya sangat terkamuflase dengan lingkungan sekitar yang merupakan pusat pertokoan. Apalagi, di pintu depan dipasang spanduk sebagai lokasi futsal," lanjutnya.
Hendra menuturkan pengelola menggelar judi konvensional. Mereka juga mengundang penjudi dari kalangan terbatas.
Dalam satu kali taruhan, pengelola menetapkan batas minimal sebesar Rp350 ribu dan batas maksimal tidak terbatas. Setiap penjudi diwajibkan memiliki modal paling kecil Rp3 juta.
Polisi masih mengumpulkan informasi terkait sudah berapa lama lokasi ini dijadikan tempat perjudian. "Masih kami selidiki masa operasional mereka," tambah Hendra.
Penggerebekan dipimpin Wakil Kepala Polda Jabar Brigadir Jenderal Adi Vivid Agustiadi Bachtiar. Kasus ini merupakan pengungkapkan pertama lokasi perjudian kasino di Jawa Barat selama 2025.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved