Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Tasikmalaya bersama Polres Tasikmalaya Kota memusnahkan 5.211 botol minuman keras berbagai jenis dan knalpot bising di Taman Kota, Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Kepala Kepolisian Polres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi mengatakan, miras berbagai jenis dan knalpot bising, yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan dan barang bukti sitaan dari terpidana.
Namun, pemusnahan dilakukan secara terbuka untuk menjadikan pengingat dan sebagai bentuk respons terutama atas keresahan masyarakat.
"Kami berkomitmen akan terus berusaha meningkatnya keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan. Karena, miras dan knalpot tidak standar merupakan dua sumber gangguan ketertiban paling banyak dikeluhkan warga meski di tahun ini sudah ketiga kalinya dilakukan," katanya, Jumat (13/6/2025).
Ia mengatakan, Kota Tasikmalaya sudah ada aturan melarang konsumsi minuman keras, klalpot bising dan beberapa kasus kejahatan yang terjadi hingga sekarang ini dimusnahkan.
Akan tetapi, petugas akan selalu melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan agar peredaran miras berada di wilayahnya tidak ada lagi berjualan guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.
"Berdasarkan data dari Kepolisian miras yang dimusnahkan berjumlah 5.211 botol berbagai merek, 352 knalpot bising hingga Kepolisian akan terus melakukan patroli, razia supaya meningkatkan rasa keamanan, kenyamanan masyarakat dan memang selama ini yang paling banyak dikeluhkan warga miras dan knalpot bising," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, peredaran miras berada di wilayahnya selama ini cukup sulit diberantas karena pedagang melakukan penjualan secara sembunyi-sembunyi meski aturan sudah jelas melarang peredaran 0 persen.
Akan tetapi, dengan pemusnahan yang dilakukan Polres Tasikmalaya Kota mendukung dan pemerintah daerah harus membentuk satgas anti minol.
"Kami menyatakan dukungan dan Pemkot harus membentuk satuan tugas anti minol untuk mengoptimalkan supaya laporan masyarakat hingga tingkat RT/RW dapat dilakukan. Saya ingin Tasikmalaya tetap menjadi Kota Santri yang aman dan bersih dari miras," pungkasnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved