Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 6.423 jiwa warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kerawanan pangan pascabencana yang terjadi pada akhir 2024. Mereka merupakan warga yang tersebar di 10 kecamatan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Cianjur, Nurdiyati, mengatakan untuk menangani kerawanan pangan, Pemkab Cianjur berupaya dengan menyalurkan beras cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) kepada warga terdampak bencana. Pada penyaluran kali ini, terdapat sebanyak 2.085 kepala keluarga (KK) atau 6.423 jiwa yang tersebar di 10 kecamatan.
"Jadi, bantuan beras CPPD ini untuk disalurkan untuk korban terdampak bencana beberapa waktu lalu," kata Nurdiyati seusai penyaluran bantuan beras CPPD di halaman Pendopo Cianjur, Rabu (19/2).
Bencana hidrometeorologi basah di Kabupaten Cianjur terjadi pada 3-4 Desember 2024. Bencana seperti banjir, pergerakan tanah, tanah longsor, serta ekstrem mengakibatkan 18 kecamatan terdampak.
Pada tahap awal, Pemkab Cianjur sudah menyalurkan bantuan beras CPPD sebanyak 72.333 kilogram untuk 2.799 atau 8.045 jiwa yang tersebar di 13 kecamatan.
Wilayahnya terdiri dari Kecamatan Takokak, Agrabinta, Pasirkuda, Cibinong, Tanggeung, Cikalongkulon, Pagelaran, Leles, Kadupandak, Campakamulya, Naringgul, Cijati, dan Campaka.
Pada penyaluran kali ini, sisa stok beras CPPD di Kabupaten Cianjur sebanyak 20.852 kilogram. Mengingat stoknya tidak akan mencukupi memenuhi kebutuhan bagi masyarakat terdampak bencana di 10 kecamatan, maka DTPHPKP Kabupaten Cianjur mengajukan permohonan bantuan beras CPPD ke Pemprov Jabar.
"Bantuan yang kami ajukan ini untuk menangani kerawanan pangan pascabencana di 10 kecamatan. Jumlahnya sebanyak 115.614 kilogram untuk 2.085 KK atau 6.423 jiwa selama dua bulan," pungkasnya.
Bantuan beras CPPD Provinsi Jabar yang didistribusikan untuk 6.423 jiwa tersebar di Kecamatan Takokak sebanyak 690 jiwa, Campakamulya sebanyak 175 jiwa, Kadupandak sebanyak 973 jiwa, Agrabinta sebanyak 593 jiwa, Tanggeung sebanyak 1.822 jiwa, Pasirkuda sebanyak 420 jiwa, Sindangbarang sebanyak 294 jiwa, Cibinong sebanyak 471 jiwa, Sukanagara sebanyak 612 jiwa, dan Cijati sebanyak 373 jiwa.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved