Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Emas 2045 merupakan sebuah keniscayaan. Syaratnya sumber daya manusia (SDM) di negeri ini tidak gagal tumbuh.
Penegasan itulah yang berulangkali disampaikan dokter Theresia Monica Rahardjo yang akrab disapa Dok Mo. Tokoh perempuan ini tidak pernah lelah menggencarkan sosialisasi manfaat daun kelor untuk mengatasi prevalensi stunting atau gagal tumbuh.
Stunting merupakan ancaman besar bagi bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Anggap Kental Manis sebagai Susu, Masyarakat Ikuti Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Stunting
Dok Mo mengatakan, sejatinya pemerintah dan masyarakat tidak perlu repot mengatasi stunting. Solusi paling sederhana dan hemat adalah membudidayakan pohon kelor secara masif.
Tumbuhan tropis bernama latin Moringa Oleifera ini, kata dia, memiliki banyak sekali manfaat, khususnya untuk mengatasi stunting. Tidak hanya untuk mencegah, tetapi juga mengobati stunting.
Maka dari itu, Dok Mo berharap pemerintah dan masyarakat dapat saling bersinergi, memasifkan pohon kelor sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Supaya bukan hanya menghapus stunting, juga memastikan kebutuhan nutrisi terjaga.
Baca juga : Anggap Kental Manis sebagai Susu, Masyarakat Ikuti Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Stunting
"Semua dari pohon kelor dapat dimanfaatkan. Paling banyak dan bagus komposisi nutrisinya adalah daun kelor. Berdasarkan penelitian, daun kelor dapat digunakan untuk membantu mengatasi kondisi stunting dan juga untuk sumber nutrisi," ujarnya saat ditemui di rumahnya di Jalan Mekarsari, Kota Bandung, Sabtu (28/9).
Tidak hanya stunting. Dari hasil penelitian, lanjut dia, daun kelor juga bisa menjadi suplemen anti kanker dan anti inflamasi. "Jadi manfaat daun kelor sangat luar biasa."
Hebatnya lagi, lanjut Dok Mo, pengembangbiakan daun kelor sangat mudah dan tidak butuh banyak usaha. Selain mudah ditanam, juga cocok dengan iklim Indonesia yang tropis.
Baca juga : Kolaborasi Multipihak dan Pendanaan yang Adil Kunci Tercapainya SDGs
Demikian pula pengolahannya sangat mudah. Tinggal kreativitas masyarakat di rumah. Bahkan dibuat lalapan pun daun kelor juga bisa.
"Makanya saya menyarankan, daun kelor dimasukkan ke dalam program stunting pemerintah. Penelitian mengenai daun kelor membantu stunting sudah banyak. Baik dari luar negeri maupun dalam negeri," ucapnya.
Contohnya seperti penelitian di Yogyakarta. Ada anak kurang gizi diuji coba dengan daun kelor dan hasilnya berat badan meningkat. Selain itu daun kelor juga mengatasi anemia pada ibu hamil.
Baca juga : Warga Manfaatkan Ikan Lele dan Daun Kelor untuk Pemberdayaan Ekonomi
Diabetes
Dari penelitian yang Dok Mo lakukan ternyata daun kelor juga mampu mencegah penyakit diabetes melitus atau pada orang memiliki kadar gula tinggi.
"Pada prediabetes, bila kita berikan daun kelor dengan dosis tertentu, maka kadar gula bisa terjaga. Tentunya harus diimbangi dengan pola makan yang baik," ungkapnya.
Dok Mo berharap, seiring dengan banyak manfaatnya dari tanaman kelor. Gerakan satu keluarga satu pohon kelor dapat terus digelorakan, guna memastikan asupan gizi keluarga terjamin.
Stigma daun kelor seperti sebagai makanan orang kurang mampu, kata dia, harus dihilangkan. Sebab daun kelor memiliki nutrisi sangat lengkap bagi kebutuhan tubuh.
"Saya perhatian karena angka stunting di Indonesia cukup tinggi. Di 2023 masih di atas 21%, sehingga dapat memengaruhi cita-cita Indonesia. Indonesia emas akan lebih terjal jalannya, kalau kita tidak mengatasi stunting," tandasnya.
Dia menambahkan daun kelor dapat menjadi sumber ketahanan ekonomi jika produksinya dimasifkan. Tidak sedikit industri herbal yang membutuhkan pasokan daun kelor untuk memenuhi kebutuhan produksi obat mereka.
"Enggak punya halaman, bisa komunal. Kalau lahannya luas, bisa UMKM. Satu desa bisa menghasilkan banyak daun kelor, bisa ke pengusaha herbal. Bisa ketahanan ekonomi juga," ucapnya.
Sebab itu, dia sangat berharap pemerintah dapat memerhatikan soal manfaat daun kelor ini, supaya ketahanan pangan dan keterpenuhan nutrisi masyarakat terjaga. "Kalau ditanam, bisa diambil kapanpun, dimanfaatkan kapanpun," tandasnya.
RUMAH di Kampung pasekon RT 03/17 Desa/Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kebakaran pada Sabtu (28/3). Kobaran api yang diduga berasal dari ledakan tabung gas.
Potensi keruntuhan sebuah bangsa sering kali tidak disebabkan oleh faktor eksternal, melainkan inkompetensi kepemimpinan
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya untuk mempertahankan seluruh tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu.
KUNJUNGAN wisatawan selama musim libur lebaran 2026 naik signifikan dibandingkan hari biasa maupun Lebaran tahun sebelumnya.
Produk Novio telah menjangkau konsumen di Eropa melalui platform digital global
Kematian kedua anak harimau ini bukan sekadar insiden biasa. Ini sudah diprediksi jauh-jauh hari lantaran konflik pengelolaan Bandung Zoo yang berlarut-larut
KEPADATAN arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, Senin (23/3) sore.
Kegiatan ini menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat setempat pasca bencana tanah longsor
TPA Sarimukti kembali beroperasi H+2 Lebaran. DLH Kota Bandung kerahkan 1.025 personel dan 134 armada untuk bersihkan 71 titik sampah di pusat kota & wisata.
Jalur utama Garut-Sumedang di Selaawi tertutup total akibat longsor tebing 20 meter. Tim gabungan kerahkan ekskavator untuk evakuasi. Cek selengkapnya.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
VOLUME kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 di jalur arteri nasional wilayah Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami peningkatan signifikan pada Senin (23/3).
JNGR menjadikan Kecapi Suling sebagai pertunjukan utama, seni musik yang menjadi bagian penting dari perjalanan menginap para tamu.
Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved