Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Emas 2045 merupakan sebuah keniscayaan. Syaratnya sumber daya manusia (SDM) di negeri ini tidak gagal tumbuh.
Penegasan itulah yang berulangkali disampaikan dokter Theresia Monica Rahardjo yang akrab disapa Dok Mo. Tokoh perempuan ini tidak pernah lelah menggencarkan sosialisasi manfaat daun kelor untuk mengatasi prevalensi stunting atau gagal tumbuh.
Stunting merupakan ancaman besar bagi bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Anggap Kental Manis sebagai Susu, Masyarakat Ikuti Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Stunting
Dok Mo mengatakan, sejatinya pemerintah dan masyarakat tidak perlu repot mengatasi stunting. Solusi paling sederhana dan hemat adalah membudidayakan pohon kelor secara masif.
Tumbuhan tropis bernama latin Moringa Oleifera ini, kata dia, memiliki banyak sekali manfaat, khususnya untuk mengatasi stunting. Tidak hanya untuk mencegah, tetapi juga mengobati stunting.
Maka dari itu, Dok Mo berharap pemerintah dan masyarakat dapat saling bersinergi, memasifkan pohon kelor sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Supaya bukan hanya menghapus stunting, juga memastikan kebutuhan nutrisi terjaga.
Baca juga : Anggap Kental Manis sebagai Susu, Masyarakat Ikuti Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Stunting
"Semua dari pohon kelor dapat dimanfaatkan. Paling banyak dan bagus komposisi nutrisinya adalah daun kelor. Berdasarkan penelitian, daun kelor dapat digunakan untuk membantu mengatasi kondisi stunting dan juga untuk sumber nutrisi," ujarnya saat ditemui di rumahnya di Jalan Mekarsari, Kota Bandung, Sabtu (28/9).
Tidak hanya stunting. Dari hasil penelitian, lanjut dia, daun kelor juga bisa menjadi suplemen anti kanker dan anti inflamasi. "Jadi manfaat daun kelor sangat luar biasa."
Hebatnya lagi, lanjut Dok Mo, pengembangbiakan daun kelor sangat mudah dan tidak butuh banyak usaha. Selain mudah ditanam, juga cocok dengan iklim Indonesia yang tropis.
Baca juga : Kolaborasi Multipihak dan Pendanaan yang Adil Kunci Tercapainya SDGs
Demikian pula pengolahannya sangat mudah. Tinggal kreativitas masyarakat di rumah. Bahkan dibuat lalapan pun daun kelor juga bisa.
"Makanya saya menyarankan, daun kelor dimasukkan ke dalam program stunting pemerintah. Penelitian mengenai daun kelor membantu stunting sudah banyak. Baik dari luar negeri maupun dalam negeri," ucapnya.
Contohnya seperti penelitian di Yogyakarta. Ada anak kurang gizi diuji coba dengan daun kelor dan hasilnya berat badan meningkat. Selain itu daun kelor juga mengatasi anemia pada ibu hamil.
Baca juga : Warga Manfaatkan Ikan Lele dan Daun Kelor untuk Pemberdayaan Ekonomi
Diabetes
Dari penelitian yang Dok Mo lakukan ternyata daun kelor juga mampu mencegah penyakit diabetes melitus atau pada orang memiliki kadar gula tinggi.
"Pada prediabetes, bila kita berikan daun kelor dengan dosis tertentu, maka kadar gula bisa terjaga. Tentunya harus diimbangi dengan pola makan yang baik," ungkapnya.
Dok Mo berharap, seiring dengan banyak manfaatnya dari tanaman kelor. Gerakan satu keluarga satu pohon kelor dapat terus digelorakan, guna memastikan asupan gizi keluarga terjamin.
Stigma daun kelor seperti sebagai makanan orang kurang mampu, kata dia, harus dihilangkan. Sebab daun kelor memiliki nutrisi sangat lengkap bagi kebutuhan tubuh.
"Saya perhatian karena angka stunting di Indonesia cukup tinggi. Di 2023 masih di atas 21%, sehingga dapat memengaruhi cita-cita Indonesia. Indonesia emas akan lebih terjal jalannya, kalau kita tidak mengatasi stunting," tandasnya.
Dia menambahkan daun kelor dapat menjadi sumber ketahanan ekonomi jika produksinya dimasifkan. Tidak sedikit industri herbal yang membutuhkan pasokan daun kelor untuk memenuhi kebutuhan produksi obat mereka.
"Enggak punya halaman, bisa komunal. Kalau lahannya luas, bisa UMKM. Satu desa bisa menghasilkan banyak daun kelor, bisa ke pengusaha herbal. Bisa ketahanan ekonomi juga," ucapnya.
Sebab itu, dia sangat berharap pemerintah dapat memerhatikan soal manfaat daun kelor ini, supaya ketahanan pangan dan keterpenuhan nutrisi masyarakat terjaga. "Kalau ditanam, bisa diambil kapanpun, dimanfaatkan kapanpun," tandasnya.
Proses eksekusi terhadap aset seluas 493 meter persegi tersebut berlangsung kondusif
Penanman jagung dilaksanakan bekerja sama dengan PT Nusa Farm Indonesia
Ada perbedaan penanganan dugaan korupsi rumah dinas DPRD Kota Banjar dan Kabupaten Indramayu.
Tidak boleh ada warga masyarakat yang tidak mampu, yang tidak dibantu, yang tidak di-backup oleh Pemda
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi, dengan partisipasi mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Zimbabwe, Somalia, dan Aljazair.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Peluncuran seri perangko reguler edisi khusus Imlek ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan Pos Indonesia. Sebelumnya telah diluncurkan pada tahun 2024 Naga Kayu 2575 dan edisi Tahun Ular 2576.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved