Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya masih belum bisa ditekan. Sejak Januari hingga Juli sudah tercatat angka kejadian mencapai 1.150 kasus.
Saat ini, akibat DBD menyebabkan 26 orang masih harus mendapat perawatan. Dalam enam bulan terakhir, tiga orang meninggal dunia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra mengatakan, musim kemarau basah yang terjadi tahun ini membuat ada peningkatan kasus DBD. Korban meninggal sudah tiga orang, dan serangan DBD diderita berbagai usia.
Baca juga : 870 Kasus DBD di Tasikmalaya Belum Terkendali
"Kalau melihat kasus DBD yang terjadi setiap tahunnya memang paling banyak didominasi oleh anak-anak dan remaja. Peningkatan kasus sudah terjadi sejak Januari dan masih ditemukan korban hingga Juli ini," ujarnya, Senin (8/7).
Ia mengatakan, saat ini, sebanyak 26 orang harus mendapat perawatan di RSUD Dr Soekardjo dan rumah sakit swasta lain di Kota Tasikmalaya. Kenaikan kasus terus terjadi diduga karena kurangnya kesadaran masyarakat menjaga lingkungan sekitarnya.
"Kami meminta agar masyarakat tetap selalu rutin menguras bak air, menutup, mengubur (3M), pemberantasan sarang nyamuk serta menjaga pola hidup sehat dan bersih (PHBS). Temuan peningkatan jentik nyamuk masih banyak ditemukan di dalam rumah, dispenser, gantungan pakaian, dan lubang pagar bambu," ujar Asep.
Baca juga : Jumlah Kasus DBD di Tasikmalaya Bertambah, 6 Warga Meninggal
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, Asep Surachman mengatakan, kasus DBD masih terjadi seiring datangnya hujan. Ada potensi banyak sarang nyamuk.
"Kasus DBD di Garut, sejak Januari hingga Juni tercatat mencapai 1.212 kasus. Tiga orang meninggal dunia. Saat ini, 20 warga masih menjalani perawatan di RSUD dr Slamet, puskesmas dan rumah sakit swasta," tambahnya
Pada Januari, cakupan UHC berada di angka 98,03%. Dalam waktu satu bulan, terjadi peningkatan lebih dari satu persen hingga menembus 99,11%
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Sejauh ini sudah ada 39 varietas lokal yang sudah didaftarkan ke PPVTPP Kementerian Pertanian.
Saat ini 4.320 pegawai telah diangkat menjadi P3K paruh waktu. Rinciannya yaitu 2.379 guru dan 1.941 orang tenaga kependidikan.
MAKAN bergizi gratis (MBG) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, tetap berjalan selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara yang saat ini tengah diaudit BPKP.
MENYAMBUT bulan suci Ramadan, Keraton Kasepuhan kembali menggelar tradisi dlugdag. Tradisi ini sebagai momen menyambut gembira kehadiran bulan yang penuh berkah.
Upaya ini mencakup manajemen rekayasa lalu lintas (lalin), perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan sarana parkir bagi pengunjung.
Dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri jika ingin tumbuh optimal.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional.
Buky sangat mengapresiasi dengan sistem pengolahan sampah di Pasar Induk Caringin yang bisa menghasilkan produk bermanfaat bagi masyarakat
Capaian ini ditandai dengan pertumbuhan penjualan tenaga listrik, peningkatan jumlah pelanggan, serta akselerasi pemanfaatan layanan digital.
Aksi dilakukan untuk memastikan kawasan perdagangan ini tetap bersih, tertata dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung.
Keempat kampus yang membuka Prodi Spesialiasi dan Sub Spesialis ialah Unpad, Unisba, Unjani dan Universitas Maranatha.
HARGA pangan kebutuhan masyarakat di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terpantau naik pada sehari sebelum Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (18/2).
Dari beberapa ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini, rencananya akan diintervensi Pemprov Jawa Barat.
Jumlah tersebut meningkat 52% dari lalu lintas normal. Volume tersebut didominasi oleh kendaraan menuju Cirebon.
OBSERVATORIUM Bosscha Lembang masih akan melakukan pengamatan bulan sabit muda (hilal), meski Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan awal bulan Ramadhan jatuh pada Kamis (19/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved