Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PROSES penyelidikan atas kasus kecelakaan yang menewaskan 11 korban tewas masih terus dilakukan penyidik Polres Subang dan Polda Jawa Barat.
Tim akan memeriksa semua pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan itu, yakni pemilik PO Bus, kenek, mekanik perusahaan, hingga pihak sekolah yang menggelar acara perpisahan.
Penyelidikan dan penyidikan kasus kecelakaan maut yang terjadi di jalan
raya Ciater, Subang, pada sabtu malam lalu masih bergulir. Selain
mengamankan barang bukti bus PO Putera Fajar, minibus dan sejumlah sepeda motor, penyidik juga sudah menahan Sadira, sopir bus maut yang kini sudah jadi tersangka.
Baca juga : Polisi Didorong Cari Tersangka Baru Kecelakaan Maut di Subang
Direktur Lalu Linas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Wibowo mengungkapkan penyidikan juga masih terus bergulir. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan bus, kenek bus yang ikut dan mengetahui kejadian maut, mekanik perusahaan, hingga pihak sekolah yang menggelar acara perpisahan ini.
"Dimungkinkan akan ada tersangka lain, mengingat adanya perubahan pada kondisi bus hingga matinya uji kir bus bernomor polisi AD 7524 DG itu. Nanti semua akan diminta keterangan. Pasti akan kami panggil semua. Fakta yang perlu diketahui mulai dari dokumen kir udah kadaluarsa, berlaku sampai 6 desember 2023, seharusnya ada kewajiban dari perusahaan memperpanjang kir. Kami melakukan pendalaman pemeriksaan," ujarnya, Rabu (15/5).
Saat ini tim penyidik masih fokus pada kelalaian pengemudi. Mereka akan terus melakukan pendalaman. Jka ditemukan fakta baru akan ada tersangka lain.
Sebelumnya polisi memastikan kecelakaan maut itu terjadi akibat gagalnya pengereman saat bus melaju di jalan menurun dari arah Bandung menuju Subang.
Rombongan pelajar asal depok hendak pulang ke Depok seusai menggelar acara perpisahan sekolah. Sebanyak 11 orang tewas dan 33 orang luka luka dalam kejadian tersebut.
Pusat kebugaran revolusioner dengan konsep fleksibel, kelas inovatif, dan stickfit pertama di Asia
Kesiapsiagaan itu dibutuhkan karena wilayah Kabupaten Bandung Barat menjadi kawasan paling rentan dan terdampak
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.
Para pelaku mengaku mendapat upah Rp1 juta per orang untuk mengawal barang tersebut.
Massa melakukan aksi simpatik. Mereka menyuarakan keprihatinan atas kasus meningglany Affan Kurniawan
Saya memang tegas-tegasan. Tapi itu semua demi kebaikan Kabupaten Cianjur
Pantauan drone thermal pada Jumat (29/8) dini hari, terdeteksi pergerakan macan tutul mengarah ke area karantina.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Pada 2024 lalu,belanja kacamata mencapai US $158,5 miliar dan diperkirakan meningkat menjadi US $173,9 pada tahun ini,
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, stop PHK dan bentuk Satgas PHK.
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Politeknik Bandung, jika terjadi gempa bumi, Gedung Setda berpotensi mengalami kerusakan.
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
PULUHAN anggota Satuan Lalulintas Polres Tasikmalaya Kota melakukan penyekatan di Jalur nasional tepatnya di Pos Letter U lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.
Kini lokasi itu telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas produktif yang relevan dengan tuntutan zaman.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan keselamatan berkendara, mengingat banyaknya risiko kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kota Bandung.
Bukan tidak mungkin ada yang ingin mempertahankan aktivitas kotor dengan cara menjual benih lobster secara ilegal.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved