Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
THE Papandayan International Online Jazz Competition (TPJC) kembali
hadir untuk memberikan kesempatan kepada para musisi jazz berbakat di
seluruh dunia meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Pada kegiatan ini The Papandayan berkolaborasi dengan Erasmus Huis dan Australian Institute of Music.
Seperti yang dikatakan Event & Brand Manager The Papandayan Bandung,
Kicko, Rabu (15/5), untuk pendaftaran resmi TPJC telah dibuka sejak
1 Februari 2024 lalu. Kini sudah menyelesaikan babak semifinal pada
13 Mei 2024.
Pihaknya berharap bakat-bakat muda terbaik yang ada di Indonesia bisa muncul dalam kompetisi jazz daring yang bergengsi ini.
Baca juga : Salihara Jazz Buzz 2024 Hadirkan Nuansa Progresif dalam Musik Jazz
"Total peserta yang mendaftar pada TPJC 2024 sebanyak 28 orang, dengan
perincian 16 peserta warrior dan 12 peserta youth. Yang lolos ke
semifinal sebanyak 18 peserta, 10 peserta warrior dan 8 peserta youth.
Dari hasil semifinal yang dinyatakan lolos ke final sebanyak 13 peserta, 7 di antaranya peserta warrior dan 6 peserta youth. Untuk babak final akan diadakan pada 30 Mei 2024," jelasnya.
Menurut Kicko, pada TPJC tahun ini, panitia menawarkan panggung virtual
yang mengundang band jazz berbakat. Baik yang berpengalaman maupun yang
masih amatir, dari berbagai usia dan latar belakang.
Acara ini juga akan menampilkan panel juri ternama untuk memberikan penilaian yang adil. Kompetisi ini bukan hanya ajang untuk bersaing, tetapi juga sebuah perayaan keberagaman musikal yang unik dan kaya dalam genre jazz.
Baca juga : Tampil di Panggung Spesial Java Jazz Festival 2024, Siapa itu Laufey?
TPJC 2024 dibagi menjadi dua kategori usia, yaitu Youth Jazz untuk
peserta berusia di bawah 23 tahun (khusus peserta dari Indonesia), dan
Jazz Warrior untuk peserta di atas 23 tahun. TPJC 2024 terdiri dari tiga babak kompetisi, meliputi penyisihan, semifinal dan grand final.
Para pemenang TPJC 2024 tidak hanya berkesempatan untuk tampil dalam The Papandayan Jazz Fest (TPJF ) 2024, tetapi juga dapat memperebutkan
hadiah total sebesar Rp100 juta, piala berlapis emas, sertifikat dan berkesempatan mendapatkan biaya pendidikan dengan total $2.000 AUD di
Australian Institute of Music (AIM).
Panduan dan informasi lengkap mengenai cara mendaftar dan bergabung dalam TPJC dapat diakses melalui situs resmi www.tpjazzfest.com.
Pos Indonesia berkomitmen mendukung upaya pemerintah menyalurkan pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), menyiagakan petugas kesehatan dan ambulans untuk mengantisipasi dampak unjuk rasa yang tengah marak di Kota Bandung.
Petugas membubarkan massa dengan cara menembakkan gas air mata.
SMP Gagasceria, Kota Bandung, menggelar workshop untuk guru yang menghadirkan pakar pendidikan dari dalam negeri dan luar negeri.
Pusat kebugaran revolusioner dengan konsep fleksibel, kelas inovatif, dan stickfit pertama di Asia
Kesiapsiagaan itu dibutuhkan karena wilayah Kabupaten Bandung Barat menjadi kawasan paling rentan dan terdampak
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.
Para pelaku mengaku mendapat upah Rp1 juta per orang untuk mengawal barang tersebut.
Massa melakukan aksi simpatik. Mereka menyuarakan keprihatinan atas kasus meningglany Affan Kurniawan
Saya memang tegas-tegasan. Tapi itu semua demi kebaikan Kabupaten Cianjur
Pantauan drone thermal pada Jumat (29/8) dini hari, terdeteksi pergerakan macan tutul mengarah ke area karantina.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Pada 2024 lalu,belanja kacamata mencapai US $158,5 miliar dan diperkirakan meningkat menjadi US $173,9 pada tahun ini,
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, stop PHK dan bentuk Satgas PHK.
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Politeknik Bandung, jika terjadi gempa bumi, Gedung Setda berpotensi mengalami kerusakan.
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved