Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat jenazah korban tercebur ke
sumur diduga usai menghirup gas beracun di Kampung Panahegan, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Butuh waktu hampir 7 jam
untuk mengevakuasi keempat jenazah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menuturkan
evakuasi keempat jenazah memang memerlukan waktu yang cukup lama. Proses evakuasi pun harus dilakukan penuh kehati-hatian karena dikhawatirkan masih terdapat gas beracun.
"Alhamdulillah, malam tadi (Rabu malam), keempat jenazah sudah berhasil
dievakuasi," katanya, Kamis (7/3).
Baca juga : Harga Beras di Tingkat Distributor di Cianjur Turun
Jenazah yang kali pertama dievakuasi atas nama Idin. Korban dievakuasi pada Rabu (6/3) sekitar pukul 17.10 WIB.
Selanjutnya tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah atas nama Wahab sekitar pukul 20.30 WIB. Menyusul kemudian jenazah atas nama Jajang pada pukul 21.06 WIB, serta terakhir jenazah atas nama Hada pada pukul 21.26 WIB.
"Semua jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Sayang Cianjur," ucap
Asep.
Baca juga : Diduga Hirup Gas Beracun, Empat Warga Cianjur Tercebur Sumur
Dengan dievakuasinya keempat jenazah di dalam sumur, maka proses pencarian dan pertolongan yang melibatkan Basarnas, PMI, BPBD, pemadam kebakaran, kepolisian, dan unsur lainnya dihentikan.
Keempat warga tercebur ke dalam sumur sedalam lebih kurang 8 meter di Kampung Panahegan RT 03/02, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang. Mereka diduga menghirup gas beracun dari dalam sumur saat memperbaiki pompa air.
Berdasarkan informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Peristiwanya diawali saat pemilik sumur diketahui bernama Huda hendak
membetulkan pompa air yang rusak. Namun, saat penutup sumur dibuka, korban diduga menghirup gas beracun.
Baca juga : Pemkab Cianjur Kerahkan Kendaraan Operasional Dinas saat Darurat Sampah
Tak lama kondisi korban lemas hingga akhirnya tercebur ke dalam sumur. Di lokasi terdapat Jajang, Didin, dan Wahab. Kabarnya mereka merupakan tukang gali sumur.
Mendapati ada yang tercebur ke dalam sumur, Jajang spontan hendak membantu. Namun, upaya Jajang sia-sia. Dia pun diduga menghirup gas beracun dan berakhir dengan tercebur ke dalam sumur.
Didin dan Wahab pun hendak berupaya menolong. Nahas, nasib mereka pun
akhirnya ikut tercebur ke dalam sumur.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved