Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPULUH hari menjelang bulan puasa, sejumlah harga kebutuhan
pokok di Kabupaten Bandung melonjak. Untuk mengendalikan naiknya harga kebutuhan pokok tersebut pemerintah setempat melakukan berbagai langkah.
Diantaranya melakukan koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait, monitoring harga secara berkala, serta melaksanakan operasi pasar.
Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung, sejumlah bahan kebutuhan pokok tercatat mengalami kenaikan, diantaranya sayuran jenis kentang dari Rp16.000 jadi Rp18.000
per kilogram, wortel naik dari Rp10.000 jadi Rp12.000 dan Harga telur ayam dari Rp25.000 kini Rp30.000.
Baca juga : Jaga Stabilitas Harga, Bupati Bandung Bertekad Amankan Suplai Barang Kebutuhan
Komoditas lain yang harganya melambung ialah cabai merah tanjung yang kini Rp110.000 per kilogram atau naik Rp30.000 per kilogram dalam tiga hari.
Lalu cabai merah keriting dari Rp55.000 jadi Rp75.000. Demikian juga dengan harga beras yang masih tetap tinggi, yakni Rp18.000 beras premium, dan beras medium Rp16.000.
"Faktor perubahan musim tanam karena fenomena el nino, merupakan
penyebab utama kenaikan harga bahan kebutuhan pokok. Untuk mengatasinya, kami melakukan beberapa langkah, koordinasi antar instansi, monitoring harga dan operasi pasar," ujar Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung Dicky Anugrah, Rabu (28/2)
Baca juga : Harga Kebutuhan Pokok di Tasikmalaya Terus Naik
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung Ina Dewi Kania mengatakan, khusus untuk
beras pihaknya bekerja sama dengan Perum Bulog dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP). "Program GPM akan dilaksanakan secara berkala di berbagai wilayah di Kabupaten Bandung hingga akhir Maret 2024."
enurut Kania, penjualan beras SPHP telah diagendakan di beberapa titik
lain, yaitu di Kecamatan Cicalengka (28 Februari 2024), Kecamatan
Ciparay (29 Februari 2024), di Kecamatan Pameungpeuk dan halaman Kantor
Dispakan (1 Maret 2024), di kawasan Stadion Si Jalak Harupat (3 Maret
2024), Kecamatan Arjasari (7 Maret 2024) dan di Lapangan Upakarti
Pemkab Bandung (28 Maret 2024).
Pemkab juga telah menyalurkan bantuan pangan berupa beras, minyak goreng dan daging sapi kepada ribuan orang yang masuk kelompok rentan, seperti tukang ojek pangkalan (opang), guru ngaji dan budayawan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved