Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI di Kabupaten Indramayu mengeluhkan alokasi pupuk bersubsidi yang semakin berkurang. Peningkatan produksi pun dikhawatirkan tidak akan tercapai.
Wakil Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang, menjelaskan untuk musim tanam rendeng 2023/2024 alokasi pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian mengalami penurunan.
"Sekarang alokasi pupuk bersubsidi hanya 145,5 kg untuk urea dan untuk NPK ponska 73,5 kilogram per hektare," tuturnya, Rabu (3/1).
Sementara pada 2023 alokasi pupuk bersubsidi untuk urea 250 kg dan NPK phonska 130 kg per hektar. Padahal, pemerintah tahun ini menargetkan peningkatan produksi.
"Kalau pupuk dikurangi, bagaimana terjadi peningkatan produksi? Petani pun bisa bergejolak," ungkap Sutatang.
Soal penurunan alokasi pupuk, menurut dia, karena anggaran dari Kementan yang memang minim. Idealnya, kalau menuntut peningkatan produksi gabah, alokasi pupuk pun ditambah yang berarti penambahan anggaran untuk pembelian pupuk bersubsidi. "Atau minimal sama dengan tahun kemarin," tutur Sutatang.
Kalau pun anggaran pupuk bersubsidi yang minim, lanjutnya, petani
lebih memilih agar pemerintah menaikkan sedikit harga pupuk dibandingkan mengurangi alokasinya.
"Perbedaan harga pupuk bersubsidi dan non subsidi jauh sekali. Kasihan petani yang lahannya dari hasil sewa," lanjutnya.
Untuk pupuk urea non subsidi dijual Rp10 ribu per kilogram, sedangkan yang bersubsidi Rp2.250 per kilogram. Untuk NPK Ponska non subsidi Rp12.500 per kilogram dan bersubsidi Rp2.300 per kilogram.
"KTNA sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk mengirim surat ke Kementan meminta tambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk petani," tandas Sutatang. (SG)
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved