Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUGIAN besar dialami peternak ikan keramba jaring apung (KJA) di perairan Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Ratusan ton ikan mati karena berbagai penyebab.
Kematian mendadak ikan ini tak cuma dipicu oleh perpindahan masa air dari dasar ke atas permukaan (Up-Welling). Tapi juga diduga karena tingginya kadar pencemaran air dari hulu, mulai dari limbah aktivitas industri hingga kegiatan pertanian.
"Bukan saja akibat up welling, tapi yang lebih parah karena tercemar dampak aktivitas industri dan pertanian. Limbah dari industri kerap dialirkan saat hujan. Kalau pertanian, ada unsur pestisida yang tergerus dan terbawa ke sungai," kata Pengelola Kesehatan Ikan dan Lingkungan pada Dinas Pertanian dan Perternakan Bandung Barat, Iip Kusyaman, Senin (18/12).
Ia menjelaskan, kematian massal ikan KJA Waduk Saguling dipicu dua
peristiwa banjir bandang, pada 14 November 2023 dan 31 November 2023.
Besarnya debit air membawa berbagai jenis limbah yang bermuara di Saguling.
Dengan kondisi itu, ikan-ikan tersebut harus bertahan di tengah berbagai ancaman mulai dari up welling, suhu air di bawah rata-rata karena cuaca mendung, ditambah adanya kadar limbah dari hulu.
"Justru saya menduga bukan dari pestisida saja, ada pengelola IPAL pabrik dibuka saat banjir. Jadi selain faktor alam kondisi mendung, sehingga suhu air turun, diperparah limbah," ujarnya.
Jika diasumsikan harga ikan Rp20.000 per kilogram dan jumlah kematian ikan sebanyak 150 ton, lanjut dia, maka total kerugian peternak ditaksir mencapai Rp3 miliar lebih.
"KJA yang terdampak kematian massal ikan ini terdapat di blok Bongas,
Ugrem, Legok Kupat, Ciminyak, Maroko, hingga Bunder. Yang belum dilaporkan hanya di blok Cipongkor, Jati dan Saguling," ungkap Iip.
Selain menyebabkan kematian ratusan ton ikan, peristiwa banjir juga merusak lebih dari 500 kolam KJA. Kolam-kolam di Blok Bongas, Ugrem, Legok Kupat, dan Ciminyak porak-poranda. Tak cuma itu, gubuk hingga perahu nelayan ikut habis disapu banjir.
"Saat ini masih banyak kolam-kolam yang belum diperbaiki karena tertumpuk dengan kolam lainnya. Bahkan ada yang benar-benar gak bisa lagi diperbaiki," tandasnya. (SG)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved